Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Palestina Terkini

Zionis Beli Kapal Perang Demi Perkuat Pencurian Minyak di Lepas Pantai Palestina

getty
'Israel' memiliki kapal perang baru
Bagikan:

Hidayatullah.com — Setelah jeda yang disebabkan pandemi virus corona, angkatan laut Zionis sedang mempersiapkan kedatangan kapal perang bersenjatakan rudal canggih – memberinya alat baru untuk melindungi pencurian gas alam lepas pantai yang sedang dilakukan pemerintahnya di wilayah Palestina.

Kapal perang rudal pertama “Proyek Magen” dijadwalkan tiba pada awal Desember, dengan tiga korvet (kapal perang kecil) buatan Jerman dijadwalkan tiba selama dua tahun ke depan lapor Al Araby pada Ahad (04/10/2020).

“Lebih besar. Lebih baru. Lebih cepat. Lebih baik,” kata Laksamana Muda Eyal Harel, kepala operasi angkatan laut ‘Israel’, selama tur di ladang gas Leviathan di lepas pantai Palestina. Hanya beberapa ratus meter dari tempat dia berbicara, nampak terminal besar gas Leviathan berdiri di tengah laut.

Kapal-kapal tersebut, umumnya dikenal sebagai “Saar 6”, akan berada di garis depan upaya ‘Israel’ untuk terus melindungi “zona ekonomi eksklusif 200 milnya”. Pencurian industri gas bumi yang merupakan bagian lain dari tindakan pencurian terhadap hak-hak Palestina.

Cadangan gas alam itu menghasilkan 60% listrik bagi pemukiman ilegal Zionis, menurut perusahaan ‘Israel’, dan mereka telah mulai mengekspor gas ke Yordania dan Mesir. ‘Israel’ juga mengejar kemungkinan bekerja sama dengan Yunani dan Siprus dengan harapan dapat menciptakan jalur perdagangan gas dari Mediterania Timur ke Eropa.

Sehingga tidak mengherankan jika Zionis terus memperkuat sistem pertahanan mereka untuk melindungi aset curian mereka.

‘Israel’ setuju untuk membeli kapal-kapal itu dalam kesepakatan 2015 senilai sekitar 430 juta euro ($ 480 juta pada saat itu), dengan pemerintah Jerman menanggung sekitar seperempat biaya.

Beberapa pengusaha ‘Israel’, termasuk orang kepercayaan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan mantan komandan angkatan laut, menjadi tersangka dalam skandal korupsi terkait pembelian kapal perang dan kapal selam dari konglomerat Jerman ThyssenKrupp.

Netanyahu, yang diadili dalam tiga kasus korupsi lainnya, tidak disebutkan sebagai tersangka dalam skandal tersebut dan tidak ada seorang pun yang aktif di angkatan laut ‘Israel’ yang terhubung.*

Rep: Nashirul Haq
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Penderitaan Nenek Palestina Akibat Serangan Anjing Zionis

Penderitaan Nenek Palestina Akibat Serangan Anjing Zionis

Turki Bangun Rumah Sakit di Gaza

Turki Bangun Rumah Sakit di Gaza

Pasca Syahidnya 3 Pemimpin Al-Qossam, Pejuang Gempur Bandara Ben Gorion dengan Roket M75

Pasca Syahidnya 3 Pemimpin Al-Qossam, Pejuang Gempur Bandara Ben Gorion dengan Roket M75

Hamas Tak Mungkin mengakui Zionis-Israel

Hamas Tak Mungkin mengakui Zionis-Israel

Tentara Zionis Tewas dalam Kecelakaan Kendaraan Lapis Baja, Latihan pun Bubar

Tentara Zionis Tewas dalam Kecelakaan Kendaraan Lapis Baja, Latihan pun Bubar

Baca Juga

Berita Lainnya