Selasa, 2 Maret 2021 / 19 Rajab 1442 H

Palestina Terkini

Aksi Stop Blokade Gaza dan “Great Return March” Terus Memakan Korban

Istimewa
Aksi damai kembali ke Palestina yang terjajah atau Great Return March kembali dilakukan untuk menghentikan blokade Gaza
Bagikan:

Hidayatullah.com–Perjuangan rakyat Palestina, khususnya di Jalur Gaza untuk menghentikan blokade oleh penjajah Zionis Israel masih terus berlanjut. Satu orang anak gugur tertembak sniper Israel dan 10 orang terluka dalam “Aksi Akbar Kembali ke Tanah Palestina yang terjajah” dengan tema ‘Great Return March’ Jumat, (21/09/2018).

Dalam aksi demonstrasi damai hari Jumat, tentara Zionis memuntahkan peluru-peluru tajam dan gas air mata untuk menghalau aksi yang dihadiri ribuan orang ini. Para penembak jitu Israel terus membidik para peserta aksi.

“Kabar terbaru, satu orang anak gugur tertembak sniper Israel dan 10 orang terluka, “ujar Wafa, seorang Jurnalis asal Gaza yang meliput aksi itu dalam rilisnya yang disampaikan kepada INA News Agency, sindikasi berita yang diinisiasi Jurnalis Islam Bersatu (JITU), Jum’at malam waktu Indonesia (21/09/2018).

Baca: Tentara Penjajah Pukuli Warga Palestina Hingga Meninggal

Aksi Great Return March atau juga Masirah Al-Audah Al-Kubra hari Jum’at diikuti oleh para pemuda, kaum perempuan dan anak-anak ini adalah bagian dari upaya membuka mata dunia internasional, terutama Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) agar menekan penjajah Zionis Israel untuk menghentikan blokade terhadap rakyat Palestina di Jalur Gaza.

Dijagat maya, tagar #Greatreturnmarch, #Gaza_siege_is_crime, dan #GazatoUN terus dikampanyekan.

“Kami mengajak seluruh dunia, khususnya umat Islam agar terlibat dalam kampanye di dunia maya dengan tagar tersebut,” pinta Wafa.

Baca: Sniper Zionis Membunuh Anak Palestina di Gaza

Sejak aksi ini digulirkan pada 30 Maret 2018 sampai Jum’at ini (21/09/2018), jumlah korban yang syahid 183 orang, korban luka-luka 20.160 orang.

Dijagat maya, tagar #Greatreturnmarch, #Gaza_siege_is_crime, dan #GazatoUN terus dikampanyekan

Dari jumlah martir yang gugur, 32 di antaranya adalah anak-anak di bawah usia 18 tahun, dan 3 orang perempuan.

Aliansi organisasi internasional terus menyuarakan “Kampanye Global untuk Menghentikan Blokade Gaza”. Aliansi yang terdiri dari berbagai organisasi dan aktivis kemanusiaan, para jurnalis dan chanel-chanel televisi internasional, berharap dunia internasional membuka mata terkait penderitaan rakyat Palestina.*(AW/INA)

Rep: Ahmad
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

PLO Setuju Perundingan Tidak Langsung Palestina-Israel

PLO Setuju Perundingan Tidak Langsung Palestina-Israel

Hamas: AS Bisa Saja Akui ‘Israel’ sebagai Negara Yahudi

Hamas: AS Bisa Saja Akui ‘Israel’ sebagai Negara Yahudi

Demo Israel Merebak

Demo Israel Merebak

Ekstremis Yahudi Terus Bakari Masjid, Tak Seorang Pun Dihukum

Ekstremis Yahudi Terus Bakari Masjid, Tak Seorang Pun Dihukum

Ulama Palestina Sedih, Kirim Bantuan Warga Mentawai dan Merapi

Ulama Palestina Sedih, Kirim Bantuan Warga Mentawai dan Merapi

Baca Juga

Berita Lainnya