Jum'at, 26 Maret 2021 / 12 Sya'ban 1442 H

Palestina Terkini

Presiden Abbas Sebut Dubes AS untuk Israel ‘Anak Anjing’

Bagikan:

Hidayatullah.com–Presiden Palestina Mahmoud Abbas melontarkan hinaan kepada duta besar (dubes) Amerika Serikat (AS) untuk Israel David Friedman dengan menyebutnya sebagai “anak anjing”. Penghinaan ini sebagai luapan kemarahan Abbas atas berbagai kebijakan Presiden AS Donald Trump, terutama pengakuan Yerusalem (Baitul Maqdis) sebagai Ibu Kota Israel.

“Duta Besar AS di Tel Aviv adalah seorang pemukim dan anak anjing,” kata Abbas dalam komentarnya kepada para pemimpin Palestina di Ramallah pada hari Senin dikutip Sindonews.

Hubungan antara pemerintahan Abbas dan pemerintahan Presiden Trump telah rusak sejak Gedung Putih mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel pada bulan Desember. Dalam pengakuan sepihak itu, Trump juga memerintahkan pemindahan Kedutaan Besar AS di Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem (Baitul Maqdis).

Bagi warga Palestina, wilayah timur kota suci itu sudah lama diidam-idamkan menjadi ibu kota masa depan negara mereka. Namun, Israel mengklaim seluruh Yerusalem sebagai miliknya.

Baca: Tel Aviv Larang LSM Pemboikot Produk Yahudi Memasuki Israel .

Friedman, yang merupakan pengacara pribadi Trump sebelum ditunjuk jadi dubes AS tahun lalu, adalah pendukung lama pembangunan permukiman Yahudi Israel di Tepi Barat. Wilayah Tepi Barat adalahh wilayah Palestina yang diduduki Israel dan secara hukum internasional status permukiman itu adalah ilegal.

Sebagai tanggapan atas penghinaan yang dilontarkan Abbas, Friedman, yang beragama Yahudi, mengatakan dalam sebuah konferensi pers bahwa komentar Abbas dapat memiliki konotasi anti-Semit.

“Tanggapannya adalah menyebut saya sebagai ‘anak anjing’. Apakah itu anti-Semitisme atau wacana politik? Saya memasrahkan itu pada Anda,” katanya, melalui seorang juru bicara Kedutaan AS, seperti dikutip The Guardian, Selasa (20/3/2018).

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan keputusan Trump untuk memindahkan Kedutaan AS dari Tel Aviv ke Yerusalem telah menyebabkan Abbas “kehilangan AS”.

“Untuk pertama kalinya dalam beberapa dekade, pemerintah AS telah berhenti memanjakan para pemimpin Palestina dan mengatakan kepada mereka; cukup sudah,” kata Netanyahu di Twitter. “Rupanya kejutan kebenaran telah menyebabkan mereka kehilangannya,” lanjut Netanyahu.

Baca: Apa Yang Dikerjakan Mahmoud Abbas untuk Al-Quds?

Komentar kemarahan Abbas itu juga diduga sebagai tanggapan atas tweet Friedman pada hari Senin. Di dalam tweet-nya, diplomat AS itu menyebut Otoritas Palestina (PA) gagal mengutuk serangan mobil secara brutal oleh pria Palestina di Tepi Barat pada hari Jumat yang menewaskan dua tentara Israel dan melukai dua tentara lainnya.

“Kebrutalan semacam itu dan tidak ada kutukan dari PA!,” bunyi tweet Friedman. Selain serangan mobil, dia juga mengutuk penusukan oleh pria Palestina di Yerusalem yang menewaskan seorang warga Israel pada hari Ahad.

Israel telah secara militer menduduki Tepi Barat dan Yerusalem Timur sejak 1967.*

Rep: Admin Hidcom
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Netanyahu Lakukan Perjalanan Hasut ke Eropa

Netanyahu Lakukan Perjalanan Hasut ke Eropa

Biarkan Israel, Barrack Obama justru Salahkan Hamas

Biarkan Israel, Barrack Obama justru Salahkan Hamas

Penjajah Israel Bunuh Warga Palestina Karena Tak Mau Masuk Penjara

Penjajah Israel Bunuh Warga Palestina Karena Tak Mau Masuk Penjara

Puluhan Warga Palestina Kehilangan Tempat Tinggal

Puluhan Warga Palestina Kehilangan Tempat Tinggal

FIFA Janji Perbaiki Stadion Palestina

FIFA Janji Perbaiki Stadion Palestina

Baca Juga

Berita Lainnya