Selasa, 23 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Palestina Terkini

Dua Remaja Gaza Gugur oleh Serangan Jet Tempur Israel sejak Sabtu

rtr
Remaja Gaza meninggal ditembak zionis
Bagikan:

Hidayatullah.com–Dua remaja Gaza tewas setelah penjajah Israel melancarkan serangan terhadap 18 sasaran, dengan dalih tindakan balasan atas ledakan yang melukai empat tentaranya, demikian kata pejabat kesehatan setempat hari Ahad.

Penjajah Israel mengerahkan jet tempur dan tembakan tank dalam serangan yang dimulai sejak Sabtu malam (17/02/2018) hingga Ahad pagi. Sebanyak 18 target di Gaza jadi sasaran, diduga titik penting bagi Hamas dan kelompok pejuang Jihad Islam.

Penjajah Zionis beralasan, serangan ini dilakukan sebagai serangan balasan atas aksi peledakan bom pada sekelompok pasukan penjajah Zionis di timur Khanyunis, wilayah selatan Jalur Gaza, yang mengakibatkan 4 serdadu Zionis terluka.

Ledakan terjadi setelah ada serangan terhadap pasukan militer yang melakukan aktivitas dekat tembok keamanan di selatan Jalur Gaza.

Baca:  [Video]: Zionis Bakar Kepala Anak Remaja Gaza

Menurut media Zionis, pasukan penjajah Zionis berusaha mencopot bendera Palestina di pagar perbatasan. Ketika itu terjadilah ledakan pada bom yang digantung dengan bendera, dalam penyergapan terhadap perlawanan Palestina, tulis PIC.

Juru Bicara Militer Israel, Avichai Adre’i, menyatakan pasukannya telah melancarkan serangan terhadap 18 lokasi Hamas. Mereka mengklaim, di antara target serangan tersebut adalah salah satu terowongan, lokasi-lokasi latihan dan pembuatan senjata.

Juru Kementrian Kesehatan Palestina di Jalur Gaza, Asyraf Qudrah menegaskan, dua jasad korban yang gugur dalam serangan Zionis Sabtu (17/2/2018) malam di timur Kota Rafah adalah   Salim Muhammad Shabah (17) dan Abdullah Aiman Abu Syaikhah (17). Keduanya dari kampung As-Salam di Kota Rafah.

Baca: Remaja-remaja Gaza Jemput Syahid, Kita Bergelut Narkoba

Juru bicara Hamas Fawzi Barhoum menyalahkan kekerasan itu atas ulah Israel.

“Hamas menyalahkan pendudukan Israel sebagai konsekuensi dari meningkatnya tekanan terhadap rakyat kami,” kata Barhoum.

Serangan Israel yang disebut sebagai yang terbesar sejak perang pada 2014 ini bermula pada ledakan bom yang melukai tentara Israel di perbatasan Gaza, Reuters.*

Rep: Panji Islam
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Israel: al-Quds Bukan Pemukiman

Israel: al-Quds Bukan Pemukiman

Koran Yahudi: Mesir “Tetangga Baik”,  Hancurkan Terowongan Gaza

Koran Yahudi: Mesir “Tetangga Baik”, Hancurkan Terowongan Gaza

12 Universitas di London Sepakat Boikot ‘Israel’

12 Universitas di London Sepakat Boikot ‘Israel’

Mavi Marmara Dikosongkan, Penumpang Ditahan dan Dideportasi

Mavi Marmara Dikosongkan, Penumpang Ditahan dan Dideportasi

Baca Juga

Berita Lainnya