Gaza Rencanakan Demo Besar Jutaan Orang Menentang Deklarasi Trump

Pengakuan AS atas Yerusalem (Baitul Maqdis) sebagai Ibu Kota Israel telah menyebabkan Amerika melawan warga dunia

Gaza Rencanakan Demo Besar Jutaan Orang Menentang Deklarasi Trump

Terkait

Hidayatullah.com–Faksi-faksi Palestina di jalur Gaza telah menyeru untuk menggelar “demonstrasi jutaan orang” pada hari Jum’at untuk memprotes diakuinya Yerusalem (Baitul Maqdis) sebagai ibu kota Zionis – Israel oleh AS, demikian laporan Anadolu Agency, Rabu (13/12/2017).

“Kami meminta warga Gaza untuk mengambil bagian dalam long march satu juta orang untuk ‘membebaskan Baitul Maqdis’ pada hari Jum’at dari gang Sholahuddin dekat Kota Rafah menuju ke Kota Beit Hanun,” kata Khaled Al-Batch, anggota terkemuka dari kelompok Jihad Islam hari Rabu.

Baca: Keputusan Trump Pancing Kemarahan Dunia, Hamas Serupak Intifada

Berbicara pada konferensi pers di Kota Gaza, Al-Batch mengatakan long march yang direncanakan itu dimaksudkan untuk mempertegas Baitul Maqdis sebagai Kota Arab, identitas Muslim dan signifikansi Baitul Maqdis kota suci untuk kaum Muslim di seluruh dunia.

Ia melanjutkan memperingatkan bahwa langkah AS yang kontroversial itu bisa sebagai representasi dari “sebuah pendahuluan dari aneksasi terhadap lebih banyak lagi bagian dari tepi Barat [yang diduduki] oleh Israel”.

“Pengakuan AS atas Yerusalem (Baitul Maqdis) sebagai Ibu Kota Israel telah menyebabkan Amerika melawan warga dunia,” kata Al-Batch.

“Jutaan orang dalam beberapa hari terakhir ini telah menunjukkan solidaritas mereka kepada Baitul Maqdis dan Palestina,” tambahnya.

Baca: Pernyataan Persatuan Ulama Palestina atas Keputusan Donald Trump

Al-Batch juga mendesak para pemimpin negara-negara Muslim, yang bertemu pada hari Rabu di Istanbul pada KKT Organisasi  Kerjasama Islam (OKI), untuk “mengawasi akuntabel AS dan memaksanya untuk merubah keputusannya yang tidak adil itu”.

Sementara itu, puluhan ribu warga Palestina kemarin berkumpul di Jalur Gaza,  untuk memperingati 30 tahun berdirinya Hamas.

Selain peringatan ini, Hamas juga ingin menentang pengakuan Amerika Serikat (AS) atas Baitul Maqdis sebagai ibu kota Israel.

“Kami akan menjatuhkan keputusan Trump. Tidak ada negara adikuasa yang memberikan Yerusalem kepada Israel. Tidak ada Yerusalem menjadi ibu kota Israel,” kata pemimpin Hamas, Ismail Haniyah, dikutip dari AFP, Jumat 15 Desember 2017.*/Abd Mustofa

Rep: Admin Hidcom

Editor: Cholis Akbar

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.hidayatullah.com dan Segera Update aplikasi hidcom untuk Android . Install/Update Aplikasi Hidcom Android Anda Sekarang !

Topik: , , , , , , , , , , , ,

Sebarkan tautan berikut :

Baca Juga Berita Menarik Lainnya !