Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Palestina Terkini

Anggota Parlemen Israel Diizinkan Masuki Tempat Suci Al-Aqsha

Radi Yahudah Glick, pemimpin Yahudi ekstrim yang kerap menyatroni Masjid Al Aqsha
Bagikan:

Hidayatullah.com–Seorang anggota parlemen Penjajah Israel yang mendukung peribadatan Yahudi di tempat suci di Kompleks Al Aqsha pada Rabu (15/10/2017)  meski ada larangan.

Yehuda Glick dari partai berkuasa Likud mendapat izin khusus dari Perdana Menteri Benjamin Netanyahu untuk mengunjungi kompleks Haram al-Sharif, yang dikenal warga Yahudi sebagai Temple Mount, sebelum pernikahan putranya.

Dalam sebuah cuitan, Glick berterima kasih kepada Netanyahu, menyebut izin tersebut sebagai “hadiah luar biasa untuk pernikahan anak saya” menurut siaran kantor berita AFP dikutip Antaranews.

Baca: Pengadilan Deportasi Tokoh Yahudi Radikal Yehuda Glick dari al-Aqsha

Glick sudah mengajukan petisi kepada mahkamah agung untuk melawan keputusan Netanyahu pada Oktober 2015 untuk melarang kunjungan anggota parlemen ke kompleks tempat Masjid Al Aqsa berada tersebut.

Larangan itu ditujukan untuk membantu meredam kerusuhan yang meletus karena kekhawatiran Palestina bahwa Israel berencana lebih lanjut merebut kendali kompleks tersebut.

Berlokasi di Kota Tua Yerusalem Timur yang dicaplok Israel, kompleks tersebut merupakan rumah bagi Masjid Al-Aqsa dan Masjid Kubatus Shahra (Dome of the Rock).

Baca: Mengenal Rabi Yehuda Glick, Provokator Kekerasan di Masjid al Aqsha

Rencana untuk mengizinkan pencabutan sementara larangan itu pada Juli diajukan setelah aksi kekerasan kembali meletus di dalam dan sekitar lokasi. Pada Agustus, Netanyahu mencabut larangan itu selama sehari sebagai uji coba.

Kompleks tersebut merupakan tempat suci utama bagi Yahudi dan paling suci ketiga bagi umat Islam setelah Mekkah dan Madinah dan merupakan pusat konflik Palestina-Israel.

Seorang juru bicara Glick mengatakan bahwa anggota parlemen itu diberitahu bahwa sekarang itu tidak ada perubahan dalam kebijakan pemerintah melarang kunjungan anggota parlemen mengunjungi tempat suci itu.

Rabi Yehuda Glick, adalah ekstrimis Yahudi yang namanya terkait erat dengan ingatan bangsa Palestina terhadap tentang aksi penodaan Masjid Al-Aqsha. Dialah yang bekerja intens menghina dan melecehkan perasaan umat Islam dengan menodai tempat suci Islam di Al-Quds.

Rabi Yehuda Glik adalah seorang advokat kelahiran Amerika Serikat (AS) yang berusaha dan paling getol memperjuangkan memberikan akses bagi warga Yahudi agar dapat mengunjungi kuil Yahudi yang letaknya di Masjidil Aqsha.*

Rep: Panji Islam
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Bantuan Makanan Turki Bernilai Jutaan Dolar Tiba di Gaza

Bantuan Makanan Turki Bernilai Jutaan Dolar Tiba di Gaza

Freedom Flotilla II Berlayar Akhir Juni

Freedom Flotilla II Berlayar Akhir Juni

Drone Israel Selalu Mengelilingi RSI Indonesia di Gaza

Drone Israel Selalu Mengelilingi RSI Indonesia di Gaza

Petani Gaza Panen Kurma, Tapi Kesulitan Menemukan Pembeli

Petani Gaza Panen Kurma, Tapi Kesulitan Menemukan Pembeli

IHH Kembali Buka Pendaftaran kafilah Freedom Flotilla ke 2

IHH Kembali Buka Pendaftaran kafilah Freedom Flotilla ke 2

Baca Juga

Berita Lainnya