Rabu, 17 Februari 2021 / 6 Rajab 1442 H

Palestina Terkini

Palestina Berencana Tuntut Inggris ke Mahkamah Internasional

Menteri Luar Negeri Palestina Riyad al-Maliki.
Bagikan:

Hidayatullah.com–Para pejabat Palestina mengatakan mereka berencana menuntut Inggris terkait Deklarasi Balfour 1917 yang menjabarkan visi atas tanah air bagi kaum Yahudi di Palestina.

Menteri Luar Negeri Palestina, Riyad al-Maliki, mengatakan, dokumen tersebut mendorong imigrasi besar-besaran kaum Yahudi ke Palestina, “sehingga merugikan warga Palestina”.

Al-Maliki mengatakan, tuntutan perkara ini akan diajukan di Mahkamah Internasional.

Zionis Israel mendeklarasikan kemerdekaannya pada 1948, setelah dokumen mandat Inggris yang dikenal sebagai Deklarasi Balfour 1917 berakhir.

Tanggung jawab Inggris

Dalam pidatonya di KTT Liga Arab di Mauritania pada Senin (25/7/2016), Al-Maliki mengatakan Inggris bertanggung jawab atas semua ‘kejahatan Israel’ sejak berakhirnya mandat itu pada 1948.

“Sudah hampir satu abad berlalu sejak dikeluarkannya Deklarasi Balfour pada 1917,” ujar Al-Maliki, sebagaimana dikutip kantor berita Palestina, Wafa.

“Dan berdasarkan janji buruk ini maka ratusan ribu kaum Yahudi pindah dari Eropa dan dari tempat lain ke Palestina dengan mengorbankan warga Palestina yang orang tua dan kakek-neneknya telah hidup selama ribuan tahun di tanah airnya.”*

Rep: Insan Kamil
Editor: Syaiful Irwan

Bagikan:

Berita Terkait

Zionis-Israel Panik Tiga Serdadunya Diculik

Zionis-Israel Panik Tiga Serdadunya Diculik

PBB dan Liga Arab Serukan agar Zionis Membatalkan Rencana Aneksasi

PBB dan Liga Arab Serukan agar Zionis Membatalkan Rencana Aneksasi

Penjajah Israel Tangkap Anak Palestina Usai Pulang Sekolah

Penjajah Israel Tangkap Anak Palestina Usai Pulang Sekolah

Puluhan Ribu Warga Israel Mengungsi, Api Merembet Perumahan

Puluhan Ribu Warga Israel Mengungsi, Api Merembet Perumahan

“Mahmud Abbas, Anda Jangan Menonton Kekejaman Israel!”

“Mahmud Abbas, Anda Jangan Menonton Kekejaman Israel!”

Baca Juga

Berita Lainnya