Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Palestina Terkini

Ahmad, Yatim Piatu yang Keluarganya Gugur Dibakar Ekrimis Yahudi Keluar Rumah Sakit

PPN
Ahmad Dawabisyah, kini bisa tersenyum. Semua keluarganya sudah syahid setelah rumahnya dibakar Yahudi
Bagikan:

Hidayatullah.com–Ahmad Dawabsheh (Ahmad Dawabisyah) akhirnya diperbolehkan keluar dari rumah sakit dan pulang ke Douma setelah menyelesaikan perawatan di rumah sakit, pada hari Ahad (24/7/2016).

Anak berusia lima tahun itu berasal desa Nablus Timur, Palestina,  satu-satunya yang selamat di antara keluarganya yang dibakar hidup-hidup oleh pemukim Yahudi Israel. Sebelumnya, bocah yatim-piatu ini mengalami luka parah dalam serangan yang menewaskan seluruh keluarganya setahun yang lalu.

Naser, paman Ahmad, mengungkapkan ini adalah akhir dari fase pertama pengobatannya setelah setahun dirawat di rumah sakit akibat luka bakar, kini ia harus menjalani rawat jalan.

Juli 2015 lalu, pemukim fanatik Yahudi membakar rumah keluarga Dawabsheh/Dawabisyah, ketika keluarga tengah terlelap tidur. Akibar terror pemukim Yahudi ini, seluruh keluarganya meninggal dunia akibat luka bakar.

Ahmad menjadi satu-satunya yang selamat. Ahmad selamat dengan luka bakar yang sangat parah di sekujur tubuhnya, demikian dilansir PIC.

Palestinian boy Ahmad Dawabsheh, the sole survivor of a West Bank arson attack, at the Duma village is dressed at the Tel HaShomer Hospital in the city of Ramat Gan, Israel, Friday, July 22, 2016. The Palestinian boy who was seriously wounded in a firebomb attack that killed the rest of his family a year ago has been released from hospital. (AP Photo/Tsafrir Abayov)

Ahmad Dawabsheh (Ahmad Dawabisyah), bocah Palestina, satu-satunya korban yang selamat dalam serangan pembakaran di Tepi Barat, desa Duma sedang berganti pakaian di rumah sakit Tel HaShomer, Ramat Gan, Israel, Jum’at, 22 Juli, 2016.. (AP Photo/Tsafrir Abayov)

Sa’id Dawabisyah (ayahnya), Riham Dawabisyah (ibunya), dan Ali Dawabisyah (sang adik yang usianya 1,5 tahun) sudah gugur  tahun 2015 lalu. Kala itu kelompok Yahudi membakar rumah beserta seluruh penghuni di dalamnya.

“Sanak saudara berusaha menghiburnya. Seperti sang kakek yang berusaha menjadi pengganti orangtua bagi Ahmad. Namun Ahmad, selalu bertanya, mana orangtuanya? Tidak satupun yang kuat menceritakan apa yang terjadi sebenarnya,” terang Aljazeera dalam video itu tampak bersama sang kakek.

Ketika ekstrimis Yahudi membakar rumahnya, Ali, adiknya yang masih bayi gugur seketika akibat tidak tahan panasnya api yang melumat sekujur tubuhnya. Ahmad beserta kedua orangtuanya dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka bakar serius. Namun, satu minggu kemudian Sa’id meninggal. Disusul Riham sang Ibu.

“Padahal keluarga berharap mereka berdua bisa diselamatkan untuk menemani Ahmad,” lanjut Aljazeera.

Kisah Ahmad Kecil Yatim Piatu Akibat Ulah Ektrimis Yahudi

“Di rumah sakit ini Ahmad berangsur sembuh dari luka bakar di sekujur tubuhnya. Tapi bagaimana caranya dia bisa sembuh dari luka bakar di hatinya? Apalagi, setelah kelak dia tahu, bahwa sang ibu yang dia tunggu-tunggu untuk menjenguk, telah berada di tempat yang berbeda?”

 Ibunda Bayi Yang Rumahnya Dibakar Ektrimis Yahudi Akhirnya Gugur

Riham sempat mengalami koma dan akhirnya hembusan nafasnya berakhir menyusul suami dan bayinya pada 8 Agustus lalu.*/ Karina Chaffinch

Rep: Admin Hidcom
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Ramadhan dan Kesulitan Hidup di Gaza

Ramadhan dan Kesulitan Hidup di Gaza

Bom Berjatuhan, Anak-anak TK Bintang Al-Quran Tetap Syukuran

Bom Berjatuhan, Anak-anak TK Bintang Al-Quran Tetap Syukuran

Korban-korban Israel Mulai Berjatuhan, Penjajah sembunyikan Data

Korban-korban Israel Mulai Berjatuhan, Penjajah sembunyikan Data

Buntut Tewasnya 3 Serdadu Israel, Zionis Gempur Gaza

Buntut Tewasnya 3 Serdadu Israel, Zionis Gempur Gaza

Liga Arab dan Hamas Kecam RUU Israel yang Larang Adzan  Guna Speaker

Liga Arab dan Hamas Kecam RUU Israel yang Larang Adzan Guna Speaker

Baca Juga

Berita Lainnya