Ahad, 24 Januari 2021 / 10 Jumadil Akhir 1442 H

Palestina Terkini

Pengakuan Warga Israel: Kami Ibarat Bebek Bodoh

CNN
Warga Israel di Tel Aviv memprotes kebijakan PM Benyamin Netanyahu
Bagikan:

Hidayatullah.com–Harian Israel Yedeot Aharonot dalam edisi Rabu melansir seorang saudara kandung warga Yahudi yang menjadi korban roket Palestina jenis mortar di pemukiman Narayem, Eshkol.

Osanat, demikian namanya menyatakan, hidupnya tidak wajar, layaknya bebek bodoh karena sock.

“Kami hidup dalam kondisi tidak wajar. Kami berfikir kami layaknya bebek bodoh karena shok atas pemandangan itu,” demikian ujarnya dikutip Pusat Informasi Palestina (PI), Kamis (28/08/2014).

Osanat saudara korban warga yahudi yang luka menyampaikan kritikan pedas sikap pemerintah ‘Israel’ saat agresi di Gaza.

“Kami sangat memahami gencatan senjata ini pasti sementara. Hamas besok mampu menyerang kami sekali lagi. Kami hanya seperti bebek. Warga di sini tidak memiliki daya untuk bertahan. Kami kalah. Kami tidak akan bisa kembali ke masa lalu. Kami berusaha menambal luka kami yang terus mengeluarkan darah. Namun kami tidak mampu memiliki apapunn untuk melindungi diri,” tambahnya.

Saat diumumkan gencatan senjata, dua warga Yahudi tewas dan beberapa lainnya luka-kuka, sebagian parah akibat jatuhnya roket mortar di pemukiman Nayarem.

Kritikan Media

Sementara itu, disepakatinya perjanjian yang dinilai lebih banyak menguntungkan Hamas, popularitas dan  dukungan terhadap PM Benyamin Netanyahu makin merosok.

Sejumlah polling di Israel menunjukkan popularitas Netannyahu anjlok.

Koran Israel Ma’arev terbitan hari Kamis (28/08/2014) menilai Netanyahu, Menlu Israel, Evigdor Liberman dinilai berusaha menciptakan kemenangan ilusi pada warga Yahudi namun kondisi sudah tidak berpihak pada mereka.*

Rep: Panji Islam
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Mayoritas Rakyat Palestina Setuju Pertukaran Tahanan

Mayoritas Rakyat Palestina Setuju Pertukaran Tahanan

Turki Kecam Gugurnya 15 Orang dalam Long March ‘Kembali ke Palestina’ yang Terjajah

Turki Kecam Gugurnya 15 Orang dalam Long March ‘Kembali ke Palestina’ yang Terjajah

Israel Sengaja Ledakkan Kapal Freedom Flotilla

Israel Sengaja Ledakkan Kapal Freedom Flotilla

40.000 Operasi Bedah Dilakukan di Gaza Paruh Pertama Tahun 2020

40.000 Operasi Bedah Dilakukan di Gaza Paruh Pertama Tahun 2020

Israel: Mesir Kerjasama Kelola Rafah

Israel: Mesir Kerjasama Kelola Rafah

Baca Juga

Berita Lainnya