Jum'at, 26 Maret 2021 / 12 Sya'ban 1442 H

Palestina Terkini

Syeikh Raid: Gaza Memaksa Media Zionis dan Israel Akui Kekalahannya

Sahabat Al-Aqsha
Syeikh Raid Salah di Kapal Mavi Marmara Mei 2010 beberapa hari sebelum diserang angkatan laut zionis.
Bagikan:

Hidayatullah.com— Pemimpin Gerakan Islam di Palestina terjajah tahun 1948, Syeikh Raid Shalah, mengatakan Jalur Gaza akhirnya tak bisa dipungkiri dunia telah mengalahkan penjajah Zionis meski masih dalam kondiri terblokade dan hancur lebur.

“Gaza telah memaksa semua media Zionis dan para petinggi senior di militer Zionis dan pemerintah mengakui kekalahannya dan tidak bisa merealisasikan target-target perang mereka,” ujar Syeikh Raid dikutip Pusat Informasi Palestina (PIC), Sabtu (16/08/2014).

Tokoh Palestina yang puluhan kali menjadi langganan penjara Israel ini juga menuntut pembebasan blokade Gaza, pembukaan perlintasan-perlintasan, pembukaan bandara dan pelabuhan serta pembagian air resional ke Jalur Gaza.

Dia juga menegaskan bahwa tuntutan ini adalah batan minimal hak-hak rakyat Palestina.

Syeikh Raid menegaskan bahwa tuntutan ini telah ditulis dengan darah para syuhada untuk mengatakan kepada siapa saja.

“Apakah kami bisa hidup di Gaza dengan bahagia atau dikubur sebagai syuhada,” ujarnya.

Lebih lanjut, Syeikh Raid juga mengucapkan selamat atas kemenangan besar untuk Gaza. Tidak lupa dia menyampaikan penghormatan kepada para prajurit tidak dikenal dalam peperangan ini, termasuk para jurnalis, para dokter dan para penyelamat yang telah mengorbankan nyawa mereka untuk menyampaikan fakta.

Syeikh Shalah menilai kemenangan besar ini adalah kemenangan untuk seluruh orang merdekat di dunia, Arab, kaum Muslimin, al-Quds, masjid al-Aqsha dan Tepi Barat. Dia menyebutnya bahwa ini adalah kemenangan besar.

Tak lupa ia juga mengecam peran lemah Dunia Arab atas isu Gaza ini. Juga Liga Arab yang terlambat melakukan KTT untuk membahas agresi Zionis ke Gaza.

Sebelum ini, Menteri Luar Negeri Swedia, Carl Bildt meminta agar blokade Gaza dibuka segera.

“Kami minta dengan terang-terangan agar blokade Gaza diakhiri dan hal itu menuntut adanya prosedur dunia internasional menjamin tidak adanya aliran senjata ke Jalur Gaza,” ujarnya dalam konferensi pers hari Jumat (15/08/2014) di sela-sela pertemuan menteri-menteri luar negeri Uni Eropa yang digelar hari ini di Brussel untuk membahas perkembangan terkini di Palestina, Iraq, Libya dan lainnya.*

Rep: Panji Islam
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Lagi, Zionis Umumkan 3 Tentaranya Tewas

Lagi, Zionis Umumkan 3 Tentaranya Tewas

Fatah: Bisa Jadi Ada Intifadah ke-3

Fatah: Bisa Jadi Ada Intifadah ke-3

Meski Puasa, Proyek RS Jalan Terus

Meski Puasa, Proyek RS Jalan Terus

Mesir Hapus “Sistem Pengusiran” Palestina di Bandara Kairo

Mesir Hapus “Sistem Pengusiran” Palestina di Bandara Kairo

Israel Selesaikan Tembok Pembatas di Al Quds

Israel Selesaikan Tembok Pembatas di Al Quds

Baca Juga

Berita Lainnya