Rabu, 26 Januari 2022 / 22 Jumadil Akhir 1443 H

Palestina Terkini

Hamas akan Tukar Mata-mata Zionis dengan Prajurit Israel yang Disandera

Shaul Aron, salah satu tentara Zionis Israel yang dikabarkan telah diculip pejuang Izzuddin Al Qassam yang sangat ditakuti Israel
Bagikan:

Hidayatullah.com—Gerakan pejuang Hamas mengatakan tidak akan memberikan informasi apapun terkait nasib serdadu penjajah Israel yang ditawan perlawanan Palestidak tanpa harga mahal yang harus dibayar oleh pihak Zionis.

Demikian pernyataan terbaru dari Anggota Biro Politik Gerakan Perlawanan Islam Hamas, Muhammad Nazal Rabu, (13/08/2014), sebagaimana dikutip Pusat Informasi Palestina (PIC).

Nazal mengatakan, Brigade Izzuddin al Qassam meminta daftar nama para mata-mata Zionis di Tepi Barat dan Jalur Gaza sebagai imbalan informasi nasib serdadu Zionis yang ditahan olehnya.

Ini merupakan babak baru di mana Brigade al Qassam bersandar pada kepercayaan diri dan perimbangan kekuatan.

Dia mengatakan bahwa Brigade al Qassam adalah pihak yang bertanggung jawab mengumumkan tentang sejumlah serdadu Zionis yang ditawan oleh anggotanya.

Sebelumnya Brigade al Qassam menyatakan telah menawan serdadu Zionis Shaul Aron dalam baku tembak dengan pasukan penjajah Zionis di kampung at Tufah di timur Gaza.

Sementara itu penjajah Zionis juga menyatakan serdadunya Goldan Hadar hilang di Rafah, selatan Jalur Gaza.

Nazal menyatakan bahwa Zionis mengusulkan masalah informasi nasib serdadunya yang tertawan dibawah dalam perundingan di Kairo dan menjadikannya sebagai skala prioritas utama mereka.

“Zionis biasa mendapatkan informasi gratis tanpa memberikan apapun. Hal semacam ini tidak bisa diterima oleh perlawanan,” ujar Nazal.

Dia mengingatkan bahwa proses perundingan pertukaran tawanan akan terjadi secara terpisah dari perundingan gencatan yang sekarang serdang berjalan. Dia menunjukkan kesiapan gerakannya untuk memulai proses perundingan pertukaran baru.

Nazal menjelaskan bahwa gerakannya berkepentingan untuk melakukan perundingan serius dan sungguh-sungguh, jauh dari permainan kata-kata, untuk mencapai kesepakatan penghentian serangan. Dia menyatakan, terlalu dini berbicara tentang adanya kemajuan dalam pembahasan yang saat ini berlangsung di Kairo.*

Rep: Panji Islam
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Sebagai Bentuk Terima Kasih pada AS, Israel Buat Stasiun “Trump” di Baitul Maqdis

Sebagai Bentuk Terima Kasih pada AS, Israel Buat Stasiun “Trump” di Baitul Maqdis

Delegasi Indonesia Semakin Kompak

Delegasi Indonesia Semakin Kompak

Dibebaskan Israel, Syeikh Raed Salah: Tak Ada Negosiasi dalam Urusan Masjidil Aqsha

Dibebaskan Israel, Syeikh Raed Salah: Tak Ada Negosiasi dalam Urusan Masjidil Aqsha

Silvan Shalom: Israel Serang Gaza dalam Waktu Dekat

Silvan Shalom: Israel Serang Gaza dalam Waktu Dekat

OKI dan Liga Arab: Akhiri Serangan Israel dan Bantu Warga Gaza

OKI dan Liga Arab: Akhiri Serangan Israel dan Bantu Warga Gaza

Baca Juga

Berita Lainnya