Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Palestina Terkini

Politisi Israel, Ayelet Shaked: “Ibu dari Semua Orang Palestina harus Dibunuh”

theindependent.co.uk
Ayelet Shaket, anggota parlemen Israel yang pernah dijuluki warga jejaring sosial 'wanita canti berhati iblis'
Bagikan:

Hidayatullah.com—Seorang politisi wanita Israel tiba-tiba terkenal di jejaring sosial minggu ini setelah menganjurkan membunuhi para ibu dan wanita Palestina.

“Di balik setiap teroris berdiri puluhan pria dan wanita, tanpa mereka dia tidak bisa terlibat terorisme. Mereka semua pejuang musuh, dan darah mereka akan berada di semua kepala mereka sekarang ini, .. ibu dari para martir, yang mengirim mereka ke neraka dengan bunga-bunga dan ciuman. Mereka harus mengikuti anak-anak mereka, tidak ada yang akan lebih adil. Mereka harus pergi, seperti yang seharusnya fisik rumah di mana mereka telah mengumpulkan ular-ular. Jika tidak, ular yang lebih kecil akan dibangkitkan dari sana,” Shaked dalam akun Facebook nya yang dikutip laman Daily Sabah, pertama kali memuat Facebok nya hari Senin (14/06/2014).

Lebih lanjut, ia menghalalkan pembunuhan dan penghancuran rumah-rumah penduduk Gaza.

“Mereka harus mati dan rumah-rumah mereka harus dihancurkan sehingga mereka tidak bisa lagi menjadi teroris,” kata Shaked. “Mereka semua musuh kita dan darah mereka harus berada di tangan kita. Ini juga berlaku untuk para ibu dari teroris yang telah tewas, “ tambah Shaked.

Postingan Shaked ini muncul sehari sebelum remaja Palestina bernama Muhammad Husein Abu Khadir diculik dan dibakar hidup-hidup oleh enam pemuda Yahudi Israel.

Setelah postingan Shaked tersebut, seorang penulis Israel Mira Bar Hillel mempostingkan artikel berjudul “Mengapa aku ingin membakar paspor Israelku” mengatakan, “Saya tidak bisa lagi berdiri, sementara para politisi Israel seperti Ayelet Shaked membenarkan kematian perempuan Palestina yang tidak bersalah dan anak-anak.”

“Dia masih muda. Dia cantik. Dia lulusan universitas dan seorang insinyur komputer. Dia juga seorang anggota parlemen Israel – dan alasan mengapa aku ingin membakar paspor Israelku. Karena di belakang wajah polos bermata lebar itu terdapat malaikat maut”, tambah penulis tersebut.

Ucapannya keji Shaked mengundang kecaman internasional. Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan mengutuk perkataannya dan menyebutnya justru Israel yang meneror warga Palestina. Erdogan menyebut Shaked dan Zionis bermental sama dengan Hitler.

“Ucapan mereka dan kebijakan Zionis tidak berbeda dengan mental pemimpin Nazi Adolf Hitler . Apa bedanya Hitler yang membantai ribuan Yahudi dengan ucapan mereka yang bilang para ibu harus dihabisi,” ujar Erdogan dikutip International Bussines Times.*

Rep: Anton R
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Menteri Pemukiman Zionis Nodai al Aqsha

Menteri Pemukiman Zionis Nodai al Aqsha

Dijajah, Warga Palestina Tetap Turun Jalan Bela Rakyat Mesir

Dijajah, Warga Palestina Tetap Turun Jalan Bela Rakyat Mesir

8 Tahun Menjabat, Ismail Haniyah Tinggalkan Kekuasaan Secara Sukarela

8 Tahun Menjabat, Ismail Haniyah Tinggalkan Kekuasaan Secara Sukarela

Rakyat Palestina Gembira Bersatunya Fatah-Hamas

Rakyat Palestina Gembira Bersatunya Fatah-Hamas

Zionis Tahan Dana Palestina Sampai Maret Mendatang

Zionis Tahan Dana Palestina Sampai Maret Mendatang

Baca Juga

Berita Lainnya