Kamis, 20 Januari 2022 / 16 Jumadil Akhir 1443 H

Palestina Terkini

Al Qassam dan Saraya Al Quds Tolak Proposal Gencatan Senjata

Bagikan:

Hidayatullah.com–Melalui situs resminya alqassam.ps (15/7/2014), Brigade Izuddin Al Qassam sayap militer Hamas menyatakan bahwa pihaknya menolak proposal gencatan senjata yang ramai dipublikasikan oleh media saat ini.

Pada hari ini, Selasa (15/7/2014) pagi pihak Al Qassam menyampaikan pernyataannya, bahwa tidak ada pihak baik secara resmi atau tidak resmi menyampaikan kepada pihaknya mengenai proposal gencatan senjata tersebut.

Mengenai isi dari proposal tersebut, pihak Al Qassam menilai hal itu menunjukkan ketundukan, hingga pihaknya menolaknya secara total. Al Qassam juga menegaskan bahwa pertempuran akan terus berlanjut, bahkan bartambah gencar.

 Saraya Al Quds Nyatakan Masih Bertempur

Langkah yang sama ditempuh Saraya Al Quds sayap militer dari gerakan Jihad Islam. Melalaui situs resminya saraya.ps (15/7/2014) pihak Saraya memperingatkan kepada para pejuangnya untuk tetap berada di posisinya dan tidak perlu terpengaruh oleh berita mengenai gencatan senjata di media.

Saraya Al Quds juga menegaskan bahwa pertempuran masih terus berlanjut, dan pihaknya masih terus melakukan serangan terhadap posisi musuh.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya bahwa pihak Mesir telah  mengajukan proposal gencatan bersenjata antara pihak Zionis dengan Palestina beserta faksi-faksi pejuang. Sedangkan gencatan senjata dimulai pada hari ini.

Rep: Sholah Salim
Editor: Thoriq

Bagikan:

Berita Terkait

Zionis berencana Bangun Sinagog di Seperenam Areal al-Aqsha

Zionis berencana Bangun Sinagog di Seperenam Areal al-Aqsha

Organisasi HAM Nyatakan ‘Israel’ Lakukan Apartheid Terhadap Palestina

Organisasi HAM Nyatakan ‘Israel’ Lakukan Apartheid Terhadap Palestina

Gaza Banjir Doa dan Simpati, Zionis Banjir Caci-maki

Gaza Banjir Doa dan Simpati, Zionis Banjir Caci-maki

RS Indonesia di Gaza Masuki Tahap Realisasi

RS Indonesia di Gaza Masuki Tahap Realisasi

Pemilu Internal Hamas

Hamas dan Fatah Tunda Rekonsiliasi Hingga Desember

Baca Juga

Berita Lainnya