Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Palestina Terkini

Perwira Zionis Terbunuh, Media Israel Cemas Ancaman Penculikan Hamas

PIC
Baruch Mizrahi, Ketua Departemen Penyadapan Elektronik di Dinas Intelijen Kepolisian Zionis itu tewas hari Senin (14/04) dalam sebuah aksi yang dilakukan pejuang Palestina
Bagikan:

Hidayatullah.com–Pengawas Militer Zionis Selasa (15/04/2014) malam mengizinkan pengungkapan identitas perwira Zionis-Israel yang tewas dalam aksi perlawanan di Hebron.

Perwira militer bernama Baruch Mizrahi (47) adalah warga kota Modian di al Quds Barat yang tengah  menjabat sebagai ketua Departemen Penyadapan Elektronik di Dinas Intelijen Kepolisian Zionis.

Seperti diketahui, Baruch tewas hari Senin (14/04/2014), dalam sebuah aksi yang dilakukan pejuang Palestina ke sebuah mobil Zionis di dekat gerbang Turqumia di barat laut Hebron, wilayah selatan Tepi Barat. Sementara itu empat orang lainnya terluka termasuk istri Baruch.

Dinas keamanan Zionis menyatakan telah gagal untuk menemukan bukti yang mengarah kepada pelaku aksi di Hebron. Sementara itu media-media Zionis mengungkapkan adanya koordinasi yang dilakukan dinas keamanan Zionis dengan Otoritas Palestina untuk memburu dan melacak pelaku.

Dikutip Pusat Informasi Palestina (PIC), Baruch telah bertugas di militer Zionis selama 25 tahun dan selama waktu tersebut dia berpindah-pindah ke posisi-posisi peneting. Terakhir berpangkat letnan kolonel di kesatuan intelijen militer 8200.

Baruch adalah mitra penting dalam mengembalikan departemen penyadapan dan pembangunan sisten SDM  di kepolisian Zionis.

Ancaman Penculikan Serdadu Israel

Sementara itu, hari Rabu ini,  berbagai media Zionis ramai memberikan perhatian soal ancaman yang dilontarkan PM Palestina Ismail Haniyah untuk menculik serdadu penjajah Zionis guna ditukar dengan tawanan Palestina yang mendekam di penjara-penjara Zionis.

Radio-radio dan situs-situs Zionis melansir pernyataan yang disampaikan Haniyah pada hari Selasa, yang isinya janji untuk melakukan penculikan terhadap serdadu Zionis.

Sebelumnya PM Palestina Ismail Haniyah dalam sebuah konferensi seputar tawanan di penjara Zionis yang diadakan di Universitas Islam di Gaza, Selasa (15/04/2014), dia menegaskan bahwa pembebasan tawanan Palestina tidak akan terjadi kecuali dengan menculik serdadu Zionis sebagaimana penculikan yang terjadi terhadap serdadu Zionis Gilad Shalit yang berhasil membebaskan lebih dari 1000 tawanan Palestina.

Pemimpin yang kharismatik ini menegaskan gerakan Hamas dan perlawanan akan terus berupaya menculik serdadu Zionis dan tidak akan berhenti karena merupakan bagian dari strategi Hamas.

Dia memaparkan aksi-aksi penculikan serdadu Zionis yang dilakukan gerakan Hamas sejak didirikan tahun 1987, mulai dari penculikan dua serdadu Zionis Avi Cespurts dan Ilan Saadoun hingga Gilad Shalit, juga sejumlah aksi penculikan yang tidak berhasil dalam melakukan proses pertukaran sebagaimana yang terjadi pada Shalit.

“(Penculikan) ini adalah bagian dari agenda kerja perlawanan dan gerakan Hamas. Agenda ini terus berlanjut selama masih ada tawanan di penjara Zionis,” ujarnya dikutip PIC.*

Rep: Panji Islam
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

palestina israel

Lagi, Pemukim Ilegal Yahudi Serang Warga Palestina dengan Senjata Api

“Jihad” Majma’ Al Lughah Lawan Penghapusan Bahasa Arab

“Jihad” Majma’ Al Lughah Lawan Penghapusan Bahasa Arab

Mesir Kembali Membuka Perbatasan dengan Jalur Gaza 

Mesir Kembali Membuka Perbatasan dengan Jalur Gaza 

HAMAS Disebut Sukses Tukaran Tawanan, Israel Kecewa Abbas

HAMAS Disebut Sukses Tukaran Tawanan, Israel Kecewa Abbas

Muslim Sulit Masuk Al Aqsa karena Hari Raya Yahudi

Muslim Sulit Masuk Al Aqsa karena Hari Raya Yahudi

Baca Juga

Berita Lainnya