Jum'at, 26 Maret 2021 / 12 Sya'ban 1442 H

Palestina Terkini

Hamas dan Syeikh Ikrimah Kecam Zionis Produksi Film ‘Penghancuran Masjid al-Aqsha’

Bagikan:

Hidayatullah.com–Bidang al Quds di Gerakan Perlawanan Islam Hamas mengatakan bahwa kota al Quds dan masjid al Aqsha mengalami upaya-upaya yahudisasi, perubahan, perusakan dan penghapusan tempat-tempat sucinya, rambu-rambunya dan penilanggalan-peninggalan Arab dan Islam di dalamnya.

Dalam pernyataan hari Rabu (30/01/2013) dikutip Pusat Informasi Palestina (PIC), Hamas menjelaskan bahwa upaya-upaya terbaru Zionis tersebut adalah “produksi film yang dilakukan departemen luar negeri Zionis yang menampilkan penghancuran Kubah Shakhrah dan pendirial ‘kuil’ yang klaim di atasnya, dalam rangka kampanye media Zionis untuk memperbaiki potret Zionis di dunia.”

Hamas menilai bahwa film ini merupakan rangkaian konspirasi terus-menerus terhadap masjid al Aqsha untuk mengaburkan fakta sejarah dan klaim-klaim bohongan keberadaan haikal yang mereka klaim.

Hamas meminta berbagai media massa untuk mengungkap konspirasi ini dan menjelaskan potret yang sesungguhnya kepada opini publik dunia.

Hamas juga meminta perusahaan-perusahaan produk seni Palestina, Arab dan Islam untuk fokus dalam produk-produk seni mereka pada kerja-kerja yang memberikan perhatian pada al Quds dan masjid al Aqsha serta penderitaan warga al Quds.

Menanggapi peristiwa ini, Ketua Badan Tinggi Islam di al Quds, Syeikh Ikrimah Sabri mengatakan,  tindakan Zionis itu tidak lain merupakan bagian dari rencana penjajah yang mengungkap niat-niat agresornya terhadap masjjid al Aqsha.

Dia menilai kemenangan kelompok kanan Zionis dalam Pemilu parlemen terakhir akan memiliki dampak sangat negatif pada masjid al Aqsha. Dia mengingatkan akan renana-rencana Yahudi menyerbu masjid al Aqsha dengan ratusan atau ribuan orang untuk memaksakan realitas baru di masjid al Aqsha di bawah perlindungan polisi dan militer Zionis.

Lebih lanjut, khatib masjid al Aqsha ini meragukan kredibilitas UNESCO. Dia menyatakan sama sakali tidak percaya dengan lembaga PBB ini karena menilik keberpihakannya pada penjajah Zionis dan ketidak peduliannya pada pelannggaran-pelanggaran Zionis dan keenngganannya melakukan kewajibannya melindungi tempat-tempat peninggalan dan tempat-tempat suci Islam.

Syeikh Sabri menolak menyampaikan seruan apapun kepada negara-negara Arab dan Islam untuk menolong kota al Quds.*

Rep: Panji Islam
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Islandia Resmi Akui Negara Palestina

Islandia Resmi Akui Negara Palestina

Polisi Zionis Larang 2 Warga Baitul Maqdis Masuk Masjid Al-Aqsha selama 6 Bulan

Polisi Zionis Larang 2 Warga Baitul Maqdis Masuk Masjid Al-Aqsha selama 6 Bulan

Al Qassam Pindahkan Perang ke “Israel”, 11 Prajurit Zionis Tewas

Al Qassam Pindahkan Perang ke “Israel”, 11 Prajurit Zionis Tewas

Ketua Parlemen Denmark akan Kunjungi Jalur Gaza

Ketua Parlemen Denmark akan Kunjungi Jalur Gaza

Selama 2014, 740 Anak Palestina Diculik Penjajah Zionis ‘Israel’

Selama 2014, 740 Anak Palestina Diculik Penjajah Zionis ‘Israel’

Baca Juga

Berita Lainnya