Kamis, 4 Maret 2021 / 20 Rajab 1442 H

Palestina Terkini

Permukiman Zionis Meningkat 4 Kali Lipat Selama 2012

Bagikan:

Hidayatullah.com–Laporan Biro Penerangan Gerakan Perlawanan Palestina Hamas dikutip Pusat Informasi Palestina (PIC) mengungkap terjadinya peningkatan pembangunan permukiman Zionis selama tahun 2012 lalu. Laporan ini menyabutkan terjadi peningkatan empat kali lipat pada tahun 2012 di bandingkan dengan tahun 2011.

Laporan ini menjelaskan bahwa selama tahun 2012 entitas Zionis telah mengajukan tender untuk pembangunan 6932 unit rumah perlawanan baru di Tepi Barat dan al Quds. Sementara pada tahun 2011 sebanyak 1772 unit dan pada tahun 2010 sebanyak 569 unit. Persetujuan pembangunan permukiman Zionis pada tahun 2012 terhadap kompleks permukiman-permukiman besar terpusat di permukiman Gilo, Har Homa, dan Givat Hamtos” di selatan al Quds, dan di permukiman Pisgat Ze’ev dan Ramuat Shalomo di utara kota al Quds.

Laporan ini menjelaskan bahwa  penjajah Zionis terus melaksanakan kebijakan permukiman ini secara dipercepat bersamaan dengan memasuki tahun 2013 mencakup pembangunan ribuan unit pemukiman di wilayah yang dikenal sebagai wilayah “E-1” yang terletak antara al Quds dan permukiman Zionis Ma’ale Adumim.

“Penjajah Zionis menyita puluhan ribu hektar tanah dari kota Hebron serta kota-kota dan desa-desa sekitarnya, dan memerintahkan sekitar seribu orang Palestina agar membongkar rumah mereka di utara Lembah Yordan dengan dalih untuk latihan militer. Mereka juga terus menghancurkan rumah-rumah warga al Quds dan pengenaan denda mahal bagi mereka. Memerintahkan puluhan warga al Quds untuk menghancurkan rumah mereka, mengumumkan koloni permukiman baru di Ras al-Amud di al Quds, dan menyita seluruh tanah desa Beit Iksa,” demikian tulis laporan itu.

Hancurkan Dua Masjid 

Sementara itu, sejumlah sumber media Zionis menyebutkan, pemerintah penjajah mereka bertekad menggusur dua masjid di perkampungan kota Al-Quds karena dianggap bangunan yang ilegal.

Di harian Yerusalem berbahasa Ibrani di edisi terakhir disebutkan, pemerintah kota Zionis di Al-Quds pekan lalu mengeluarkan dua keputusan menggusur dua masjid di baldah Ath-Thur dan perkampungan gerbang Amud di Jerusalem timur berdasarkan keluhan yang diajukan oleh warga pemukim Yahudi Areh Kang, salah satu tokoh Yahudi kanan ekstrim.

Harian Zionis ini mengutip pernyataan Meir Margalet, ketua Komite Anti Penggusuran Rumah warga Palestina bahwa keputusan Israel menggusur dua masjid itu dianggap sebagai provokasi pemerintah Zionis untuk menyulut kerusuhan dan memuaskan kelompok kanan ekstrim Yahudi di Jerusalem.*

Rep: Panji Islam
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Israel Akan Kembalikan Mavi Marmara

Israel Akan Kembalikan Mavi Marmara

Surat Terbuka Aktivis Freedom Flotilla Asal Indonesia

Surat Terbuka Aktivis Freedom Flotilla Asal Indonesia

Kantor Al Jazeera, AP, AFP dan lainnya Dibom Zionis

Kantor Al Jazeera, AP, AFP dan lainnya Dibom Zionis

Hamas Pamerkan Drone Zionis yang Jatuh, Israel Serang Gaza

Hamas Pamerkan Drone Zionis yang Jatuh, Israel Serang Gaza

Ayo! Siapa Mau Ikut Pendaftaran Freedom Flotilla 2

Ayo! Siapa Mau Ikut Pendaftaran Freedom Flotilla 2

Baca Juga

Berita Lainnya