Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Palestina Terkini

Giliran Fatah Merayakan HUT-nya di Gaza

Para pendukung Fatah merayakan HUT ke-48 Fatah di Gaza.
Bagikan:

Hidayatullah.com–Setelah Hamas mendapat izin dari kelompok Fatah merayakan 25 tahun berdirinya di Tepi Barat (yang dikuasai Fatah), kini giliran Hamas yang menguasai Gaza mengizinkan Fatah merayakan ulang tahun ke-48 dengan menggelar pawai di Gaza City pertama kalinya.

Para pendukung Fatah membawa bendera kuning dengan motif hitam dan gambar almarhum Presiden Palestina Yasser Arafat saat tiba pada Jumat (4/1/2013), dengan membanjiri berbagai tempat dan jalan.

Banyak dari mereka bahkan telah tiba pada malam harinya di Gaza, kemudian menyalakan obor, dan memulai perayaan lebih awal. Mobil melaju di jalan-jalan dengan memasang bendera Fatah dan Palestina.

Perayaan yang dilakukan Hamas dan Fatah di wilayah kekuasaan pihak lain ini merupakan upaya kedua belah pihak memperbaiki hubungan, setelah bertahun-tahun menghadapi perpecahan dan ketidakpercayaan.

Setelah puluhan tahun memegang kekuasaan, Fatah mengalami kekalahan dalam pemilihan parlemen pada 2006 dengan Hamas, kelompok pejuang bersenjata terbesar Palestina.

Hasil pemilu demokratis itu tidak diakui oleh Amerika Serikat dan Zionis Israel, yang kemudian  malah memberi label Hamas sebagai “organisasi teroris”, sementara Fatah yang didukung Barat memerintah Tepi Barat.

Setahun setelah pemilu, pejuang Fatah dikalahkan oleh Hamas dan diusir dari Jalur Gaza.

Kekuatan Fatah di Tepi Barat juga semakin berkurang dengan friksi di internal, sehingga pengaruhnya pun kian berkurang. Gerakan ini didirikan pada tahun 1965 oleh Arafat.

Ini adalah partai sekuler dan terbesar dari berbagai faksi yang membentuk Organisasi Pembebasan Palestina (PLO).

Sebagaimana diberitakan laman Aljazeera, peringatan pada 1 Januari ditandai dengan operasi pertama kalinya oleh sayap bersenjata PLO terhadap Zionis Israel, yang dikenal sebagai al-Assifa pada tahun 1965.

Fatah awalnya melakukan perjuangan bersenjata untuk menciptakan negara Palestina, tetapi kemudian perjuangan dilakukan melalui upaya perdamaian dengan Israel, yang dari hasil kesepakatan menciptakan negara Palestina di wilayah Tepi Barat dan Jalur Gaza, dengan Yerusalem Timur sebagai ibukotanya.*

Rep: Insan Kamil
Editor: Syaiful Irwan

Bagikan:

Berita Terkait

Al Qassam Rilis Video Aksi Snipernya untuk Pertama Kali

Al Qassam Rilis Video Aksi Snipernya untuk Pertama Kali

Jelang Perundingan Langsung, Israel Setujui Pemukiman Baru

Jelang Perundingan Langsung, Israel Setujui Pemukiman Baru

Hamas: Gencatan Senjata Habis, Jumat Pagi Perang Kembali Dimulai

Hamas: Gencatan Senjata Habis, Jumat Pagi Perang Kembali Dimulai

Babak Pertama Dialog Hamas-Fatah Positif

Babak Pertama Dialog Hamas-Fatah Positif

Veto AS Jatuh, Perampasan Tanah Palestina Kian Menjadi-jadi

Veto AS Jatuh, Perampasan Tanah Palestina Kian Menjadi-jadi

Baca Juga

Berita Lainnya