Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Palestina Terkini

Kantor Perdana Menteri Palestina Beri Ucapan Terima kasih untuk Sahabat Al-Aqsha

Bagikan:

Hidayatullah.com–Di tengah kemelut yang saat ini kembali melanda Jalur Gaza, sebuah e-mail yang mengejutkan masuk ke kotak surat Sahabat Al-Aqsha. Surat itu dikirimkan secara resmi oleh Kantor Perdana Menteri Palestina di bawah kepemimpinan Perdana Menteri Ismail Haniyah.

Isinya singkat namun lebih mengejutkan lagi, yaitu pernyataan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada Sahabat Al-Aqsha atas apa yang telah dilakukan selama ini untuk membantu rakyat Palestina.

“Menjadi suatu kebaikan bagi kami di Kantor Perdana Menteri (Palestina) untuk menyampaikan banyak terima kasih dan penghargaan yang tinggi atas perjuangan kalian yang penuh berkah untuk membantu berbagai proyek di Palestina..,” demikian isi surat dikutip laman Sahabat Al-Aqsha.

Menanggapi surat tersebut, Ketua Umum Sahabat Al-Aqsha M. Fanni Rahman menyatakan, “Kita tidak pernah melakukan apapun untuk mendapatkan surat ini. Kita justru malu menerima surat ini. Sungguh malu. Soalnya apa yang sudah kita lakukan sebenarnya masih sangat kecil dibandingkan jihad mereka selama 64 tahun.”

Fanni menjelaskan, pihaknya telah menelepon Palestina dan menanyakan, untuk apa surat sepenting itu diberikan kepada Sahabat Al-Aqsha, jawaban mereka singkat mengutip hadits Rasulullah Sallallaahu ‘alayhi wa sallam, “Man laa yasykurunnas la yasykurullaah… Siapa yang tidak berterima kasih kepada manusia, tidak berterima kasih kepada Allah…”

Fanni menambahkan, surat dari kantor PM Palestina itu adalah untuk seluruh Sahabat, masyarakat Indonesia yang selama ini berdoa, menyebarluaskan informasi, dan menyumbangkan sebagian hartanya untuk kemerdekaan Masjidil Aqsha dan Palestina.

Fanni menegaskan, “Kita wajib bekerja lebih keras dan lebih ikhlas. Niat utama kita tetap harus lurus hanya untuk meraih ridha Allah saja, bukan ridha yang lain,” tegas Fanni.

Gaza merupakan satu-satunya kawasan Palestina yang dengan izin Allah berhasil mengusir seluruh pasukan Zionis dan antek-anteknya sejak tahun 2006 lalu.

Sejak tahun 2006 Gaza menjadi pusat pemerintahan Palestina di bawah kepemimpinan Perdana Menteri Ismail Haniyah, sesudah gerakan perjuangan kemerdekaan Hamas dipilih oleh sebagian rakyat Palestina untuk memimpin mereka lewat sebuah pemilu.

Namun justru karena keberhasilan para pejuang Palestina mengusir pasukan Zionis Israel dan antek-anteknya itulah, sejak 2007 kawasan Jalur Gaza dikepung, diblokade secara internasional.

Pengepungan terhadap Gaza didukung sepenuhnya oleh pemerintah Amerika Serikat, Inggris, Prancis, dan beberapa negara lain.

Sejak berdirinya tahun 2007, Sahabat Al-Aqsha telah menunaikan berbagai amanah masyarakat Indonesia untuk membantu rakyat Palestina, yang sedang diteror, dijajah, dan berjuang meraih kemerdekaan Masjidil Aqsha dan tanah suci Palestina.*

Rep: Panji Islam
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Tolak UU Rasis ‘Negara Bangsa Yahudi’,  Prajurit ‘Israel’ Keluar dari Korp Militer

Tolak UU Rasis ‘Negara Bangsa Yahudi’, Prajurit ‘Israel’ Keluar dari Korp Militer

Insya Allah, Surya Dievakuasi Hari Ini ke Amman

Insya Allah, Surya Dievakuasi Hari Ini ke Amman

Warga Palestina Boikot Produk Permukinan Zionis

Warga Palestina Boikot Produk Permukinan Zionis

AU Israel Gempur Gaza

AU Israel Gempur Gaza

Penyelidik PBB: Israel Langgar HAM Dalam Serangan Kapal Bantuan Gaza

Penyelidik PBB: Israel Langgar HAM Dalam Serangan Kapal Bantuan Gaza

Baca Juga

Berita Lainnya