Jum'at, 12 Februari 2021 / 29 Jumadil Akhir 1442 H

Palestina Terkini

Palestina Mungkin akan Beralih ke Dolar AS

Bagikan:

Hidayatullah.com–Seorang tokoh terkemuka Fatah mengungkap beberapa cara yang mungkin akan digunakan untuk menghadapi penolakan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk mengakui eksistensi negara Palestina.

“Para pemimpin Paestina akan didorong mengambil keputusan strategis dalam mengahdapi masalah ini, termasuk penggunaan mata uang dolar Amerika Serikat di pasar Palestina untuk menggantikan shekel Israel,” kata Muhammad Shatayyeh.

“Kita bicara tentang sekitar 2,8 milyar NIS (New Israeli Shekel) yang berputar di pasar Palestina di Tepi Barat dan Jalur Gaza, yang mana hal ini berarti jumlah itu akan masuk kembali ke dalam kas Israel berupa keuntungan,” kata Shatayyeh awal pekan ini di Kementerian Kehakiman di Ramallah, sebagaimana  dikutip Maan (29/6).

Shatayyeh juga menyebutkan bahwa Palestina bisa memperluas aksi boikotnya dengan tidak membeli produk-produk buatan Israel.

Dolar AS banyak digunakan di wilayah Palestina disamping shekel Israel. Selain itu penduduk Tepi Barat dan Jalur Gaza juga sering menggunakan dinar Yordania dan pound Mesir.

Sebelumnya beberapa bulan lalu sejumlah aktivis mengajak warga Palesina mencoret uang kertas shekel dengan tulisan “Free Palestine”, sebagai bentuk perlawanan rakyat. Namun, pemerintah Zionis-Israel langsung mengancam akan menyatakan uang yang dicoret dengan slogan pembebasan Palestina itu tidak berlaku.*

Rep: Dija
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

MER-C akan Ikut “Global March to Jerussalem”

MER-C akan Ikut “Global March to Jerussalem”

Tentara Zionis Tahan 12 Warga Palestina

Tentara Zionis Tahan 12 Warga Palestina

Pejabat Otoritas Palestina Kecam Putra Mahkota UEA dan Sebut Sebagai ‘Diktator’

Pejabat Otoritas Palestina Kecam Putra Mahkota UEA dan Sebut Sebagai ‘Diktator’

Hamas Pertimbangkan Pindah Markas ke Mesir

Hamas Pertimbangkan Pindah Markas ke Mesir

Puluhan Kaum Muslim Terluka setelah Zionis Serbu Masjidil Aqsha

Puluhan Kaum Muslim Terluka setelah Zionis Serbu Masjidil Aqsha

Baca Juga

Berita Lainnya