Ahad, 28 Maret 2021 / 15 Sya'ban 1442 H

Palestina Terkini

Uang Ditahan Israel Anggaran Palestina Terganggu

Bagikan:

Hidayatullah.com–Perdana Menteri Otoritas Palestina Salam Fayyad mengatakan, akibat tindakan Zionis Israel yang tidak mentransfer uang pungutan pajak rakyat Palestina ke Ramallah, pemerintah di Tepi Barat mengalami kesulitan keuangan.

Fayyad mengatakan, Otoritas Palestina  membayar gaji 150.000 pegawainya setiap bulan pada hari ke-5 sejak pertengahan 2007. “Sekarang hari ke-9 dan kami belum bisa memenuhi kewajiban ini,” ujarnya.

Pemerintah Zionis Israel yang dipimpin Perdana Menteri Benjamin Netanyahu pada 1 Mei memutuskan untuk menghentikan transfer uang pajak yang mereka pungut dari rakyat Palestina kepada pemerintah Mahmud Abbas, sebagai protes atas perjanjian reunifikasi antara Fatah dan Hamas. Netanyahu beralasan uang itu nantinya akan jatuh ke tangan Hamas.

Pajak yang dipungut oleh Israel dari rakyat Palestina itu memenuhi 70% dari anggaran pemerintah Otoritas Palestina.

“Situasinya sudah buruk sebelum Israel menghentikan transfer uang itu. Sekarang, dengan Israel menghentikan  transfer, maka semakin sulit,” kata Fayyad.

Total tagihan yang harus dibayarkan pemerintah Palestina di Tepi Barat setiap bulannya mencapai US$170 juta.

Komisi Eropa hari Jum’at lalu (06/5) mengumumkan bahwa mereka akan memberikan bantuan tambahan 85 juta euro (US$122 juta) di tahun 2011, di mana 45 juta euro di antaranya untuk membayar gaji para pejabat teras. Tidak jelas kapan dana dari Eropa itu akan cair.

Selama ini pemerintah Palestina masih sangat tergantung dengan bantuan internasional untuk memenuhi kewajibannya.

Fayyad mengatakan, komunikasi terakhir dengan Kementerian Keuangan Israel terputus sejak dibatalkannya rencana pertemuan guna membahas masalah transfer uang pajak yang dikutip pemerintah Zionis dari rakyat Palestina bulan lalu. Untuk itu Fayyad menghimbau agar dunia internasional membujuk Israel supaya mentransfer uang tersebut.

Uang pajak sebagian besar berasal dari bea yang dikenakan oleh Zionis Israel atas barang-barang kebutuhan yang dimasukkan ke wilayah Palestina.

Sekitar 70.000 pegawai pemerintah di Gaza juga dibayar gajinya dari uang tersebut.*

Rep: Dija
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Kapal Armada Kebebasan Akan Ikut Lagi dalam Konvoi Selanjutnya

Kapal Armada Kebebasan Akan Ikut Lagi dalam Konvoi Selanjutnya

Pembangunan Museum Palestina telan Biaya 15 Juta USD

Pembangunan Museum Palestina telan Biaya 15 Juta USD

Haniyah Dukung Otorita Palestina Tolak Negara Yahudi

Haniyah Dukung Otorita Palestina Tolak Negara Yahudi

Mobil-Mobil Zionis Dilempari Molotov, 4 Tentara Penjajah Terluka

Mobil-Mobil Zionis Dilempari Molotov, 4 Tentara Penjajah Terluka

Ditembak Zionis, Shaleh Kehilangan Mata Kanan

Ditembak Zionis, Shaleh Kehilangan Mata Kanan

Baca Juga

Berita Lainnya