Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Palestina Terkini

Warga Yahudi Jerman Akan Terobos Jalur Gaza

Bagikan:

Gerbang perbatasan Jalur Gaza ke Mesir yang kadang dibuka oleh MesirHidayatullah.com—Aksi Israel di Timur Tengah dan khususnya blokade terhadap Jalur Gaza telah membagi masyarakat dalam kelompok-kelompok, termasuk kaum Yahudi di Jerman

Setelah aksi militer terhadap konvoi kapal bantuan di kapal MaviMarmara,  kini sebuah organisasi Jerman Yahudi ingin menggelar aksi bantuannya sendiri. Mereka ingin ke Gaza naik kapal sendiri. Mereka itu belasan warga Jerman beragama Yahudi yang bergabung dalam organisasi bernama “Suara Yahudi untuk Keadilan di Timur Tengah”. Dengan sadar mereka menempatkan dirinya dalam oposisi terhadap mayoritas kaum Yahudi  di Jerman yang menolak untuk mengiritk pemerintah Israel dan tidak mempertanyakan blokade jalur Gaza.

Sekitar empat minggu lagi, mereka akan meluncur membawa bantuan kemanusiaan ke Gaza.  

“Yang kami bawa hanya simbolis. Kapal kami juga hanya kapal kecil. Dana kami tidak cukup untuk kapal yang lebih besar. Jadinya kami membawa keperluan sekolah, karena sejak tiga tahun terakhir peralatan sekolah dilarang masuk ke Gaza. Sama seperti instrumen musik dan peralatan nelayan. Yang kami bawa itu sekitar 200 tas sekolah berisi peralatan sekolah. Semua itu kami dapatkan dari berbagai aksi yang diselenggarakan di sekolah-sekolah negara bagian Nordrhein-Westfalen dan Berlin. Itu yang akan kami bawa untuk anak-anak usia sekolah di sana,” Dr. Kate Katzenstein-Leiterer, salah seorang organisator di kapal itu.

Dengan kapal mereka, para aktivis “Suara Yahudi” ingin menerobos blokade Israel terhadap Jalur Gaza. Menurut Katzenstein-Leiterer, blokade ini ilegal dan bertentangan dengan semua konvensi internasional.   

“Bagi kami juga penting, bahwa warga Palestina yang kami temui di sana, melihat bahwa ada orang beragama Yahudi yang tidak datang dengan membawa bom atau senjata, tapi yang mengerti situasi mereka dan ingin membantu.”

Apakah mereka bisa mendarar di Gaza? Itu merupakan pertanyaan besar. Selama ini, Israel kerap menghentikan kapal-kapal yang berusaha menerobos blokade. Lalu apa yang akan dilakukan para aktivis Yahudi ini bila kapal mereka distop oleh Israel?

Menurut  Katzenstein-Leiterer, tim kapal itu akan protes tapi tidak akan melawan, kemudian mencoba untuk menerobos lagi lewat rute lain.

Persiapan aksi ini berlangsung lebih 9 bulan, didorong oleh Kate Katzenstein-Leiterer seorang peneliti dari Berlin dan Edith Lutz, seorang guru musik dari Eifel. Media Israel sudah memberitakan rencana aksi ini. Namun menurut Lutz, yang tiga tahun sebelumnya berhasil mencapai Jalur Gaza dengan sebuah kapal kecil bagian dari gerakan internasional untuk pembebasan Gaza, tanggapan masyarakat Israel cenderung negatif. Mereka mempertanyakan mengapa bukannya mendukung Israel, tapi menunjukan solidaritas terhadap Palestina.[dwwd/hidayatullah.com]

Keterangan foto:Gerbang perbatasan Jalur Gaza ke Mesir yang kadang dibuka oleh Mesir

Rep: Admin Hidcom
Editor: Administrator

Bagikan:

Berita Terkait

Syeikh Al-Azhar Kecam Tindakan Zionis Terhadap Warga Gaza

Syeikh Al-Azhar Kecam Tindakan Zionis Terhadap Warga Gaza

Penutupan Gerbang Rafah Gagalkan Umrah Ramadhan Warga Gaza

Penutupan Gerbang Rafah Gagalkan Umrah Ramadhan Warga Gaza

Selama 2014: Zionis Bunuh 2240 dan Tangkap 5824 Warga Palestina

Selama 2014: Zionis Bunuh 2240 dan Tangkap 5824 Warga Palestina

Israel Marah Kedutaan Besar Turki Undang Syeikh  Raed Salah

Israel Marah Kedutaan Besar Turki Undang Syeikh Raed Salah

Hamas: Fayyad Tidak Berwenang Bentuk Kabinet

Hamas: Fayyad Tidak Berwenang Bentuk Kabinet

Baca Juga

Berita Lainnya