Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Palestina Terkini

Uraifi Batal ke Al Quds Setelah Mendengarkan Nasehat dari Kolega

Bagikan:

Hidayatullah.com–Seperti dilansir kantor berita United Press, Badi Rafa’iyah selaku ketua menjelaskan, bahwa Lijan Muqawamah At Tathbiq An Naqabiyah (Komite Pemberantasan Sindikat Tathbiq) di Yordania menjelaskan bahwa Uraifi, seorang da’i  Saudi yang cukup populer, diberi masukan oleh beberapa koleganya agar tidak mengunjungi Al Quds.  Hal itu disebabkan karena kunjungan tersebut dinilai bertentangan dengan pendapat beberapa ahli fiqih kontemporer  yang menolak  untuk mengunjungi kota suci yang kini berada di bawah pendudukan Israel.

Juru bicara resmi Direktorat Jenderal Imigrasi Saudi, Badar Malik  menjelaskan kepada surat kabar Al Wathan, pada hari yang sama, bahwa peninjauan ulang-mengenai rencana keberangkatan Uraifi ke Al Quds- tidak akan muncul di media.

Akan tetapi jika Menteri Dalam Negeri yang diwakili oleh Direktorat Jenderal Imigrasi mengetahui  bahwa ada warga negara Saudi yang melanggar peraturan serta melakukan perjalanan ke salah satu negara yang dilarang, maka masalah ini akan dibawa kepada pihak yang berwenang untuk dilakukan peninjauan.

Reaksi akan rencana Uraifi tersebut menimbulkan respon dari dunia internasional.

Para pemimpin Hamas dan Jihad Islam menyarankannya untuk membatalkan kunjungan, karena ditakutkan terlibat tathbiq.

Departemen Luar Negeri Israel juga ikut  mengeluarkan pernyataan bahwasannya Uraifi bisa pergi ke Yerusalem dengan mengajukan permohonan visa ke Kedutaan Israel di Amman, dan permohonannya tersebut akan diperlakukan sesuai dengan prosedur normal.

Namun kedutaan tersebut mengumumkan lewat juru bicara Merav Horsande bahwa Mohammad Uraifi belum mengajukan permohonan untuk mendapatkan visa.

Meskipun banyak tanggapan, baik berupa pernyataan resmi, para jurnalis masih belum bisa menghubungi Dr Muhammad Uraifi  melalui ponselnya.

Sebagaimana diketahui, Lijan Muqawamah At Tathbiq An Naqabiyah (Komite Pemberantasan Sindikat Tathbiq) di Yordania adalah komite khusus yang melakukan pengawasan kepada perilaku tathbiq, yakni segala perbuatan yang memberi kontribusi untuk menghilangkan permusuhan Arab terhadap Zionis atau mengakui eksistensi penjajahan Zionis. Permusuhan Arab terhadap Zionis bukan persoalan perbatasan, namun persoalan eksistensi. [aby/sadzali/tho/www.hidayatullah.com]

Rep: Admin Hidcom
Editor: Administrator

Bagikan:

Berita Terkait

Kedubes Mesir akan Segera Dibuka  di Gaza

Kedubes Mesir akan Segera Dibuka di Gaza

Zionis Tutup Masjid Ibrahimi di Malam Lailatul Qadar

Zionis Tutup Masjid Ibrahimi di Malam Lailatul Qadar

Inilah Kekayaan Minyak dan Gas Palestina di Bawah Kekuasaan Zionis-’Israel’

Inilah Kekayaan Minyak dan Gas Palestina di Bawah Kekuasaan Zionis-’Israel’

Remaja yang Dibunuh Israel Itu Penghafal Quran [2]

Remaja yang Dibunuh Israel Itu Penghafal Quran [2]

Israel Bunuh 455 anak Gaza, Allah Ganti 4500 Generasi Baru

Israel Bunuh 455 anak Gaza, Allah Ganti 4500 Generasi Baru

Baca Juga

Berita Lainnya