Rabu, 24 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Palestina Terkini

Israel Gagal Bendung Pengiriman Senjata ke Gaza

Bagikan:

Hidayatullah.com–Koran Ma’ariv edisi  Senin (6/7) mengutip sumber-sumber militer Israel menulis, meski diberlakukan kontrol yang ketat di perbatasan Gaza dan operasi penghancuran terowongan penghubung di wilayah tersebut, namun Israel gagal membendung pengiriman senjata dan amunisi ke Gaza.

Kegagalan ini merupakan kendala keamanan serius saat ini yang tengah dihadapai rezim Tel Aviv.

Di saat yang sama, mayoritas warga Zionis Israel kecewa atas kinerja pemerintahan Benjamin Netanyahu. Berdasarkan jajak pendapat yang dirilis Koran Ha’aretz, 59 persen warga Israel menilai pemerintahan Netanyahu gagal menyejahterakan kehidupan rakyat.

Menurut jajak pendapat ini, pemerintahan Netanyahu dinilai tergesa-gesa mengambil keputusan sehingga gagal merealisasikan janjinya memperbaiki taraf kehidupan rakyat dan menjaga keamanan nasional.

Koran ini juga melaporkan upaya baru Israel menarik ribuan imigran ke wilayah pendudukan. Menurut sumber yang sama, Israel lewat kerjasama dengan berbagai lembaga Zionis dalam dua bulan mendatang akan menerima imigran Yahudi sekitar lima ribu orang. Haaretz menyebut tahun 2009 sebagai tahun imigrasi ke Israel.

Sumber tadi menyebutkan, tahun ini tercatat lebih dari 15 ribu imigran telah memasuki wilayah pendudukan Palestina. [irb/www.hidayatullah.com]

 

Rep: Admin Hidcom
Editor: Administrator

Bagikan:

Berita Terkait

Dunia dan Meningkatnya Boikot Zionis

Dunia dan Meningkatnya Boikot Zionis

Kemarahan atas Rencana Perumahan Baru Israel di Hebron

Kemarahan atas Rencana Perumahan Baru Israel di Hebron

Hamas : Kejahatan-Kejahatan Zionis Tidak Akan Pernah Menakuti Rakyat Kami

Hamas : Kejahatan-Kejahatan Zionis Tidak Akan Pernah Menakuti Rakyat Kami

Israel Bebaskan Tentara yang Menembak Warga Palestina

Israel Bebaskan Tentara yang Menembak Warga Palestina

‘Israel’ akan Mulai Suntik Vaksin Covid-19 Tahanan, termasuk Warga Palestina

‘Israel’ akan Mulai Suntik Vaksin Covid-19 Tahanan, termasuk Warga Palestina

Baca Juga

Berita Lainnya