Sabtu, 22 Januari 2022 / 18 Jumadil Akhir 1443 H

Nasional

Anwar Abbas: Ferdinand Hutahaean Katanya Sangat Menghargai Perbedaan

abdul mansur j/hidayatullah.com
Sekjen MUI Anwar Abbas di kantor MUI, Jakarta, Selasa (21/01/2020).
Bagikan:

Hidayatulla.com — Cuitan kontroversial Ferdinand Hutahaean sedang ramai saat ini. Hal itu tak luput dari perhatian Anwar Abbas. Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia ini menyayangkan kata-kata itu justru keluar dari orang yang selalu mengklaim menghargai perbedaan.

“Yang menjadi pertanyaan bagi saya mengapa kata-kata seperti ini bisa keluar dari diri seorang yang bernama Ferdinand Hutahaean yang katanya sangat menghargai perbedaan,” kata Anwar Abbas, Kamis (06/01/2022).

“Tapi mengapa hal ini dia langgar dan lakukan sendiri ya? Sehingga hal ini tentu saja akan sangat menyakiti hati umat Islam,” terusnya.

Pria yang kerap disapa Buya Abbas ini mengatakan tidak boleh merendahkan Tuhan dan agama orang lain, dengan begitu ia meminta agar Ferdinand meminta maaf kepada umat Islam.

“Saya menghimbau Ferdinand Hutahaean untuk secara rendah hati, meminta maaf kepada umat Islam agar pernyataannya tersebut tidak membuat gaduh negeri ini,” pungkasnya.

Memang cuitan Ferdinand di Twitternya @FerdinandHaean3 pada Selasa 04 Januari 2022 lalu telah dihapus oleh yang bersangkutan, ia juga telah membuat video klarifikasi. Meski demikian, sejumlah pihak tetap melaporkan tweet itu ke-kepolisian.

Adapun cuit yang ber-sentimen SARA itu yakni, “Kasihan sekali Allahmu ternyata lemah harus dibela. Kalau aku sih Allahku luar biasa, maha segalanya, DIA lah pembelaku selalu dan Allahku tak perlu dibela.”

Rep: Azim Arrasyid
Editor: -

Bagikan:

Berita Terkait

Kemenag Haji 2021

Menag: Setiap Pelaku Ujaran Kebencian Harus Diproses Secara Hukum

Amien Rais: Pak Jokowi Jangan Lindungi Ahok

Amien Rais: Pak Jokowi Jangan Lindungi Ahok

Anggota Komnas HAM Minta Dubes Indonesia di AS Dipulangkan Juga

Anggota Komnas HAM Minta Dubes Indonesia di AS Dipulangkan Juga

Soah Agama Bahaiyyah, Buya Gusrizal: Menag Mengabaikan Ghirah Umat Islam Menjaga Akidah

Soah Agama Bahaiyyah, Buya Gusrizal: Menag Mengabaikan Ghirah Umat Islam Menjaga Akidah

Masyarakat Harus Pantau Gugatan terhadap UU Perkawinan 1974

Masyarakat Harus Pantau Gugatan terhadap UU Perkawinan 1974

Baca Juga

Berita Lainnya