Senin, 24 Januari 2022 / 20 Jumadil Akhir 1443 H

Nasional

Pemuda Muhammadiyah Minta Polisi Tindak Tegas Ferdinand Hutahaean

Muhammadiyah
Sunanto Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah
Bagikan:

Hidayatullah.com– Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Sunanto meminta pihak kepolisian agar menindak tegas Ferdinand Hutahaean terkait cuitannya di Twitter yang menyebut “Allahmu ternyata lemah…”.

“Saya berharap polisi dapat bertindak tegas agar tidak menjadi kusut dan berlarut yang bisa menimbulkan kegaduhan di masyarakat,” ujar Cak Nanto, sapaannya, dalam keterangan tertulisnya diterima hidayatullah.com, Rabu (05/01/2022) malam.

PP Pemuda Muhammadiyah mendukung pihak-pihak yang mempolisikan Ferdinand. Cak Nanto bahkan menyampaikan peluang kemungkinan PP Pemuda Muhammadiyah turut mempolisikan Ferdinand.

Sebab, jelas Cak Nanto, cuitan Ferdinand Hutahaean tersebut bernada kebencian dan menghina batin masyarakat Indonesia khususnya bagi Muslim.

“Wajar saja hal ini mengundang kontroversi sekaligus kemarahan publik. Maka sudah sepantasnya jika Ferdinand diadukan ke Polisi agar ditindak sesuai prosedur hukum. Bila perlu kami juga akan turut melaporkan Ferdinand,” ujarnya.

Ferdinand berkilah bahwa cuitannya itu merupakan dialog imajiner antara hati dan pikiran untuk memotivasi dirinya yang sedang down dan tidak bermaksud menyasar orang atau kelompok tertentu.

Namun, kata Cak Nanto, pada kenyataannya Ferdinand telah merendahkan Tuhan agama lain dengan cuitannya yang diunggah di media sosial. “Menurut saya bukan hanya memancing kemarahan kami sebagai orang Islam, tetapi saya yakin semua penganut agama manapun akan terusik dan marah karena penghinaan tersebut,” ujarnya.

Baca juga: Aktivis Muslim Polisikan Ferdinand Hutahaean karena Ciutan Dinilai Menghina Allah

Cak Nanto pun menasihati Ferdinand agar tidak lemah akal.

“Ferdinand stress, down bolehlah, tapi jangan lemah akal. Sebagai “publik figur”, harusnya sadar bahwa dia tidak berdiri di ruang kosong. Maka harusnya tangan (mulut) jangan mendahului akalnya. Pernyataan Ferdinand sungguh telah mengoyakan tatanan harmonisasi kebinekaan yang menjadi spirit dalam berbangsa dan bernegara,” ujar Cak Nanto.

Lagi-lagi, kasus Ferdinand tersebut, tambahnya, menjadi pembelajaran bagi siapapun untuk mengolah rasa tanggung jawab terhadap sesama, dan bertoleransi di tengah kemajemukan bangsa. Ia berharap pihak kepolisian bisa bertindak tegas agar kasus itu tidak menjadi kusut dan berlarut yang bisa menimbulkan kegaduhan di masyarakat.

Pegiat media sosial Ferdinand Hutahaean mengaku sedang banyak beban sehingga menuliskan Twit-nya, “Kasihan sekali Allahmu ternyata lemah harus dibela. Kalau aku sih Allahku luar biasa, maha segalanya, DIA lah pembelaku selalu dan Allahku tak perlu di bela” pada Selasa (04/01/2022).

Ormas Brigade Muslim Indonesia Sulawesi Selatan (BMI Sulsel) pada Rabu (05/01/2022) pagi telah melaporkan Ferdinand atas cuitannya “Allahmu ternyata lemah”. BMI meminta Ferdinand ditangkap.*

Baca juga: Ferdinand Hutahaean: Saya Sedang Banyak Beban…

Rep: SKR
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Indonesia Tuan Rumah Konferensi Internasional tentang Fatwa

Indonesia Tuan Rumah Konferensi Internasional tentang Fatwa

Pasar Ukaz Targetkan Transaksi 1.000 Dinar

Pasar Ukaz Targetkan Transaksi 1.000 Dinar

Air Mata Haru di Selamatan Pelantikan Pemimpin Baru Jakarta

Air Mata Haru di Selamatan Pelantikan Pemimpin Baru Jakarta

BMI Taiwan Dirikan Yayasan Yatim Piatu

BMI Taiwan Dirikan Yayasan Yatim Piatu

Shalat Jumat Perdana Setelah Berbulan-bulan Libur

Shalat Jumat Perdana Setelah Berbulan-bulan Libur

Baca Juga

Berita Lainnya