Kamis, 20 Januari 2022 / 16 Jumadil Akhir 1443 H

Nasional

Muhammadiyah Keluarkan Pendapat Soal Tren Boneka Arwah (Spirit Dolls): Bisa Menciderai Akidah Tauhid

boneka arwah
Bagikan:

Hidayatullah.com — Sekretaris Lembaga Dakwah Khusus (LDK) PP Muhammadiyah, Faozan Amar mengeluarkan pendapatnya soal tren boneka arwah (spirit doll) yang sedang marak. Ia menilai hukum spirit dolls yang kini tengah dimiliki oleh beberapa selebritis itu hukumnya bisa beragam, salah-salah dapat berujung menciderai akidah tauhid.

Belakangan ini terdapat fenomena di kalangan selebriti untuk menyimpan boneka arwah. Boneka arwah atau spirit dolls adalah sebutan bagi boneka yang di dalamnya sengaja dimasukkan arwah dari anak kecil yang telah meninggal.

Bagi pemilik spirit dolls, boneka tersebut dirawat dengan sungguh-sungguh bagaikan merawat seorang bayi manusia. Faozan mengungkap jika boneka disimpan sekadar untuk koleksi dan bermain saja maka hal ini dinilai boleh (mubah).

“Bisa boleh, jika hanya sekadar hobi untuk kesenangan saja, bukan ada maksud yang lain,” ujarnya, Selasa (4/1/2022) dilansir oleh laman Muhammadiyah.

Sebaliknya, jika pemilik spirit dolls adalah umat Islam dan menganggap boneka itu bisa membawa madarat atau keberuntungan, maka hal demikian menurutnya bisa masuk dalam kategori menciderai akidah tauhid.

“(Syirik) karena memercayai ada ruh dalam boneka yang membawa keberuntungan,” ujar Faozan Amar.

Karena mengancam akidah, maka hukum mubah menyimpan boneka berubah menjadi makruh dan bahkan berdosa untuk kasus umat Islam yang merawat spirit dolls. Daripada mengadopsi boneka arwah, Faozan menilai lebih baik mengadopsi anak yatim piatu atau menyalurkan dana ke panti asuhan guna membantu anak-anak yang membutuhkan

Sementara, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Dadang Kahmad mengatakan bahwa menyimpan boneka sebagai mainan sejatinya dihukumi mubah bagi anak kecil dan dewasa. Sedangkan terkait boneka arwah, Dadang mengungkapkan bahwa sesuai kaidah ilmu sains, mustahil boneka itu dimasuki oleh arwah.

Karena itu, dirinya menganggap spirit dolls tidak sesuai dengan ilmu pengetahuan dan ilmu agama.

“Soal arwah menurut ajaran Islam, keyakinan saya, itu sudah disimpan oleh Allah di alam barzah, jadi tidak bisa dipanggil-panggil atau tidak bisa dimintai pertolongan karena mereka sedang istirahat baik orang baik atau orang buruk,” kata Dadang, Senin (3/1/2022)..

Dadang Kahmad menilai ajaran Islam tidak memperbolehkan mengangkat boneka sebagai anak. Kecuali, boneka tersebut sekadar sebagai mainan semata.

“Mengangkat anak pada boneka juga tidak boleh. Kecuali boneka biasa untuk kesukaan,” jelasnya.

Bagi kalangan umat Islam, Dadang berpesan agar segala sesuatu disandarkan kepada tauhid, yakni menyembah dan meminta kepada Allah Ta’ala semata.

“Tidak boleh meminta kepada selain Allah dalam hal kekayaan atau apapun,” pungkas Dadang.*

Rep: Fida A.
Editor: Bambang S

Bagikan:

Berita Terkait

Majelis Mujahiddin: Lomba Busana Mirip Teroris Itu Penistaan Terhadap Agama

Majelis Mujahiddin: Lomba Busana Mirip Teroris Itu Penistaan Terhadap Agama

LSM Minta Pemkab Karawang Tidak Keluarkan Izin Pemakaman Mewah

LSM Minta Pemkab Karawang Tidak Keluarkan Izin Pemakaman Mewah

Unggah Foto “Rush Money”, Seorang Guru Ditangkap Polisi Seusai Mengajar

Unggah Foto “Rush Money”, Seorang Guru Ditangkap Polisi Seusai Mengajar

cholil nafis

Sudah Ada Fatwa MUI, Cholil Nafis Himbau Masyarakat Tak Perlu Takut Divaksin

FPI Tetap Menolak Kedatangan Obama

FPI Tetap Menolak Kedatangan Obama

Baca Juga

Berita Lainnya