Kamis, 27 Januari 2022 / 23 Jumadil Akhir 1443 H

Nasional

Profesi ini Terancam Lenyap, PKS Luncurkan Sekolah Tani, Ternak, Nelayan

istimewa
Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu (kiri).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu meresmikan Sekolah Sekolah Tani Ternak Nelayan (ST2N) PKS di Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Karanganyar, Jawa Tengah, Selasa (28/12/2021). Peluncuran Sekolah Tani, Ternak dan Nelayan ini  dinilai sebagai jawaban atas regenerasi atas ancaman mandeknya regenerasi petani, peternak, dan nelayan.

Syaikhu memaparkan, anak muda yang terjun ke bidang pertanian jumlahnya hanya 2,7 juta. Jika tidak dilakukan regenerasi, profesi petani, peternak, dan nelayan akan lenyap dari Indonesia.

“Data LIPI menunjukkan bahwa diperkirakan 2065 petani Indonesia akan hilang. Petani muda kita hanya 8 persen yang berusia 20-30 tahun. Sementara 33.4 Juta petani berusia di atas 50 tahun. Pemuda tampak semakin tidak tertarik dengan sektor pertanian peternakan karena dipersepsikan tidak memberikan harapan dan kesejahteraan yang memadai bagi mereka. Harus ada kebersamaan, tidak bisa berjalan jika kebijakan pemerintah pusat tidak berpihak ke petani,” papar Syaikhu.

Syaikhu menyebut PR besar bangsa ini adalah memberikan kesejahteraan bagi rakyatnya utamanya yang masih perlu dimajukan adalah para petani, peternak, dan nelayan.

Padahal, papar dia, kebutuhan akan pangan terus meningkat dan saat ini sebagian masih mengandalkan impor. Daging misalnya, hampir 60 persen kebutuhan nasional berasal dari impor. Produksi petani semakin jauh tertinggal dan harganya saat panen juga terjun bebas.

“Terlebih pada saat pandemi, sektor pertanian berperan besar menyelamatkan perekonomian Indonesia. Data BPS menunjukkan sepanjang 2020, jumlah pekerja sektor pangan terus bertumbuh. Sektor pertanian mampu menyerap tenaga kerja hampir 30 persen. Selama pandemi, ada sekitar 3 juta petani baru, tapi kesejahteraan petani lokal kita masih jadi tanda tanya,” ungkap Syaikhu.

Syaikhu menyebut kehadiran anak-anak muda mewarnai sektor pertanian Indonesia sangat diharapkan. Berbekal ide cemerlang, kreativitas, dan inovasi petani muda, pertanian Indonesia berpotensi akan semakin maju dan berkembang.

“Terlebih jika pengembangan sektor pertanian dipadukan dengan kemajuan teknologi, tentu dampaknya akan semakin signifikan. Anak-anak muda lah yang paling memahaminya,” kata dia.

Syaikhu menyebut Sekolah Petani Peternak dan Nelayan (ST2N) diinisiasi sebagai sarana pendidikan dan pelatihan bagi para petani, peternak, dan nelayan agar semakin berdaya dan berdikari.

“Sekolah Ternak diharapkan mampu menjadi faktor pengungkit dan Laboratorium kebangkitan ekonomi nasional,” ujar dia dirilis PKS.*

Rep: SKR
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Guru Besar UI Pertanyakan Berdirinya Abdurrahman Wahid Centre

Guru Besar UI Pertanyakan Berdirinya Abdurrahman Wahid Centre

pns bansos

Mensos Risma Kebut Vaksinasi Covid untuk Penyandang Disabilitas

Warga Marah Tentara NATO Kembali Bakar Al-Quran

Warga Marah Tentara NATO Kembali Bakar Al-Quran

Menag: Kementerian Agama Tidak Akan Dibubarkan

Menag: Kementerian Agama Tidak Akan Dibubarkan

Akhir Maret Nanti Kemenkes Targetkan Vaksinasi Covid-19 Dosis Lengkap Selesai

Akhir Maret Nanti Kemenkes Targetkan Vaksinasi Covid-19 Dosis Lengkap Selesai

Baca Juga

Berita Lainnya