Kamis, 27 Januari 2022 / 24 Jumadil Akhir 1443 H

Nasional

Dorong Kemandirian Pesantren, Kemenag Jalin Sinergi dengan BUMN dan Swasta

kemandirian pesantren kemenag
Bagikan:

Hidayatulllah.com — Kementerian Agama (Kemenag) mendorong implementasi kemandirian pesantren sebagai program prioritas. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menjalin sinergi dengan kalangan BUMN dan swasta melalui penyelenggaraan Pesantren Economic Forum bertajuk “Membangun Kemandirian Ekonomi Pesantren melalui Kolaborasi Indonesia Inc.”, Rabu (15/12/2021) di Jakarta.

Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. Hadir Direktur Jenderal Pendidikan Islam Muhammad Ali Ramdhani, Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Waryono Abdul Ghofur, perwakilan ormas Islam, pimpinan pesantren percontohan Program Kemandirian Pesantren, dan para para direksi perusahaan di bawah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan perusahaan swasta.

Menag mengatakan, kemandirian pesantren bisa terwujud bila didukung banyak stakeholder, utamanya dari kalangan dunia usaha. Dukungan dunia usaha akan mampu mempercepat akselarasi pesantren dalam mewujudkan dan mengembangkan ekosistim bisnis yang produktif di pesantren dan lingkungan sekitarnya.

“Sekalipun Kementerian Agama telah memberikan bantuan modal usaha melalui bantuan inkubasi bisnis pesantren, dukungan dari dunia usaha masih tetap diperlukan. Dukungan bisa dalam bentuk modal usaha atau bentuk dukungan yang lainnya,” kata Yaqut, dilansir oleh Kemenag.go.id.

“Saya berharap, sinergi yang sudah baik seperti ini tidak hanya berhenti pada taraf diskusi, tetapi harus dieksekusi. Saya meyakini jika kita bisa konsisten, pada waktunya nanti unit-unit bisnis yang ada di pesantren akan menjadi penggerak sekaligus daya ungkit bagi ekonomi nasional, sebagaimana yang diharapkan Presiden Jokowi. Jadi ini memerlukan kolaborasi yang baik,” terangnya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag Muhammad Ali Ramdhani mengungkapkan bahwa Program Kemandirian Pesantren ini tidak berhenti pada tahun 2021 saja, tetapi akan terus berlanjut hingga tahun 2024 sebagaimana Peta Jalan Kemandirian Pesantren. Sehingga diharapkan pada tahun 2024 akan menjadi tahun kemandirian pesantren yang berkelanjutan.

“Pada tahun anggaran 2021, pihaknya telah menyalurkan bantuan inkubasi bisnis sejumlah Rp37,4 miliar kepada 105 Pesantren sasaran Program Kemandirian Pesantren. Kami berharap bantuan stimulan tersebut, Pesantren dapat membangun dan mengembangkan unit bisnisnya sesuai dengan business plan yang telah disusun. Sekaligus akan semakin banyak terwujud pesantren yang mandiri, berdaya, dan memberdayakan,” ujar Ramdhani.*

Rep: Fida A.
Editor: Bambang S

Bagikan:

Berita Terkait

pemberantasan korupsi Kpk Suap Pajak

Kasus Korupsi BLBI Disetop, MAKI Siap Gugat Praperadilan SP3 Putusan KPK

MUI Jabar Minta Pengusaha Hiburan Malam Tak Bandel

MUI Jabar Minta Pengusaha Hiburan Malam Tak Bandel

Din Syamsuddin Serukan Aksi Bersama dalam Deklarasikan Perubahan Iklim di Turki

Din Syamsuddin Serukan Aksi Bersama dalam Deklarasikan Perubahan Iklim di Turki

Kader Hidayatullah Harus Berqur’an, Bukan Sekadar Belajar Qur’an!

Kader Hidayatullah Harus Berqur’an, Bukan Sekadar Belajar Qur’an!

Nekat Beroperasi, Polisi Bekuk Mucikari Eks Lokalisasi Dolly

Nekat Beroperasi, Polisi Bekuk Mucikari Eks Lokalisasi Dolly

Baca Juga

Berita Lainnya