Rabu, 26 Januari 2022 / 22 Jumadil Akhir 1443 H

Nasional

Gempa Flores Timur, BNPB Catat Sebanyak 346 Rumah Rusak dan 770 Warga Mengungsi

gempa flores
Bagikan:

Hidayatullah.com — Gempa bumi tektonik mengguncang kawasan Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, Selasa (14/12/2021) dengan kekuatan 7,4 magnitudo mengakibatkan banyaknya bangunan rusak.

“Per pukul 22.15 WIB, kerusakan rumah yang berhasil dicatat ada sebanyak 346, yang mana dari angka itu ada 134 rumah mengalami rusak berat dan 212 lainnya rusak ringan. Selain itu, ada 3 unit gedung sekolah, 2 tempat ibadah, 1 rumah jabatan kepala desa dan 1 pelabuhan rakyat juga terdampak gempabumi yang berpusat di 7.59 LS dan 122.24 BT,” kata Abdul Muhari Plt. Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, mengutip siaran persnya, Rabu (15/12/2021).

Sementara itu untuk laporan mengenai korban jiwa belum ada, tetapi, data korban luka ada sebanyak 7 orang, yang mana 6 orang adalah warga Kabupaten Kepulauan Selayar dan 1 orang warga Kabupaten Manggarai di NTT.

“Menurut laporan dari BPBD Kabupaten Sikka, terdapat warga Kabupaten Sikka yang mengungsi sebanyak 770 orang dengan rincian, ada 320 orang mengungsi di Kantor DPRD Kabupaten Sikka, kemudian 150 orang di Gedung SIC dan 330 lainnya di Aula Rumah Jabatan Bupati Sikka di NTT,” ujarnya.

Dari keseluruhan data akumulasi sementara, gempabumi M 7.4 telah dirasakan dan berdampak pada sembilan kabupaten di Provinsi NTT, tiga kabupaten/kota di Provinsi Sulawesi Selatan dan enam kabupaten di Provinsi Sulawesi Tenggara. Adapun rincian wilayah tersebut meliputi Kabupaten Flores Timur, Kabupaten Sikka, Kabupaten Lembata, Kabupaten Manggarai, Kabupaten Nagekeo, Kabupaten Sabu Raijua, Kabupaten Manggarai Barat, Kabupaten Ende dan Kabupaten Ngada di Provinsi NTT.

Kemudian Kabupaten Kepulauan Selayar, Kabupaten Bulukumba dan Kota Makassar di Provinsi Sulawesi Selatan. Selanjutnya adalah Kabupaten Muna, Kabupaten Buton, Kabupaten Buton Utara, Kabupaten Baubau, Kabupaten Buton Selatan dan Kabupaten Wakatobi di Provinsi Sulawesi Tenggara.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) hingga sejauh ini telah mencatat adanya gempa bumi susulan (aftershock) hingga 120 kali. Dari keseluruhan gempabumi susulan di Flores Timur itu, BMKG mencatat sedikitnya ada 5 gempa bumi yang memiliki magnitudo di atas 5, yakni M 5.6 pada pukul 10.41 WIB, M 5.5 pada pukul 10.47 WIB, M 5.0 pada pukul 12.46, M 5.4 pada pukul 15.31 WIB dan M 5.2 pada pukul 15.57 WIB.

Menyikapi adanya potensi gempa bumi susulan yang dapat terjadi sewaktu-waktu, maka BNPB memberi imbauan kepada masyarakat khususnya yang berada di wilayah terdampak agar tidak panik namun tetap waspada.

“Masyarakat diminta untuk melihat kondisi rumahnya masing-masing, apabila kemudian terdapat kerudakan seperti dinding retak terbuka, plafon atap bergeser dan tiang rumah rusak, sebaiknya tidak tinggal di rumah sementara dan dapat mengungsi ke rumah kerabat, saudara atau tempat penampungan yang disediakan oleh instansi dan otoritas setempat,” ungkapnya.*

Rep: Azim Arrasyid
Editor: Bambang S

Bagikan:

Berita Terkait

Kapolri: Polisi Akan Terus Mencari Pelaku Penyerang Novel

Kapolri: Polisi Akan Terus Mencari Pelaku Penyerang Novel

Jamaah Haji Diminta Tidak Membawa Benda Tajam

Jamaah Haji Diminta Tidak Membawa Benda Tajam

Tren Konsumsi Muslim Global Terus Tumbuh

Tren Konsumsi Muslim Global Terus Tumbuh

Fatwa MUI: Pendapat Sah atau Tidak Jumatan 2 Sesi, Bisa Dipilih Salah Satu

Fatwa MUI: Pendapat Sah atau Tidak Jumatan 2 Sesi, Bisa Dipilih Salah Satu

163 Syuhada Terangi Kemenangan Perlawanan Gaza

163 Syuhada Terangi Kemenangan Perlawanan Gaza

Baca Juga

Berita Lainnya