Senin, 17 Januari 2022 / 13 Jumadil Akhir 1443 H

Nasional

[Foto] Begini Suasana Area Tambang Terdampak Erupsi Gunung Semeru

Fida A/hidayatullah.com
Area tambang pasir Dusun Bon Tegalan, Pronojiwo, Lumajang, Senin (13/12/2021).
Bagikan:

Hidayatullah.com–Bencana erupsi Gunung Semeru telah memberi dampak kerusakan bagi banyak wilayah di sekitarnya. Selain pemukiman warga, area tambang juga merupakan wilayah yang terdampak paling parah.

Hingga saat ini, area tambang merupakan salah satu titik fokus pencarian dan evakuasi korban tertimbun. BNPB mengatakan pencarian difokuskan di Dusun Kajar Kuning dan Curah Kobokan, area tambang Pasir H. Satuhan dan di Dusun Keboneli dan Kampung Renteng.

Seluruh area yang difokuskan tersebut berada di sisi timur dari sungai aliran lahar. Sementara untuk sisi barat, seperti area tambang di Dusun Sumbersari, Supiturang, Pronojiwo, Lumajang hingga saat ini masih ditutup oleh pemerintah.

Pantaun hidayatullah.com pada Senin (13/12/2021), area tambang di Pronojiwo, tepatnya di Dusun Bon Tegalan, hanya ditutup seadanya tanpa penjagaan. Dusun Bon Tegalan berseberangan dengan Curah Kobokan, dimana evakuasi masih terus berlanjut.

“Di sini belum ada evakuasi. Bahkan bantuan juga baru masuk belakangan,” ujar seorang warga.

Area tambang pasir Dusun Bon Tegalan, Pronojiwo, Lumajang, Senin (13/12/2021).

Area tambang pasir Dusun Bon Tegalan, Pronojiwo, Lumajang, Senin (13/12/2021).

Mayoritas korban jiwa dari erupsi Gunung Semeru adalah penambang. Hal tersebut menjadikan evakuasi hingga saat ini masih berfokus di area pertambangan.

“Kebanyakan memang penambang. Beberapa teman saya yang hilang juga belum ditemukan,” ungkap Shohib, warga terdampak yang juga merupakan sopir truk tambang kepada hidayatullah.com.

Area tambang pasir Dusun Bon Tegalan, Pronojiwo, Lumajang, Senin (13/12/2021).

Area tambang pasir Dusun Bon Tegalan, Pronojiwo, Lumajang, Senin (13/12/2021).

Gunung Semeru meletus pada Sabtu (04/12/2021) dan mengeluarkan awan panas guguran (APG) mengarah ke Besuk Kobokan, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, kurang lebih pukul 15.20 WIB.

BNPB merilis korban meninggal dunia akibat erupsi mencapai 46 jiwa. Semntara, warga terdampak yang mengungsi berjumlah 9.118 jiwa.

Tim SAR Gabungan di area tambang pasir Dusun Bon Tegalan, Pronojiwo, Lumajang, Senin (13/12/2021).

Para penyintas tersebar di 115 titik pos pengungsian, di antaranya terpusat di 18 titik di 3 kecamatan, yaitu Kecamatan Pasirian 6 titik (2.081 jiwa), Candipuro 8 titik (3.538), dan Pronojiwo 4 titik (1.056).

Tim Relawan dari Baitul Maal Hidayatullah dan SAR Hidayatullah mendirikan posko bersama di dua titik, Pronojiwo dan Candipuro. Selain penyaluran bantuan, Tim BMH-SAR Hidayatullah juga membantu evakuasi, membersihkan rumah warga dan fasilitas umum terdampak, juga mengadakan program trauma healing bagi korban, khususnya anak-anak.*

  • Liputan ini atas dukungan pembaca hidayatullah.com melalui Donasi Dakwah Media, melalui rek BCA No.00000-000 an yys Baitul Maal Hidayatullah

Rep: Fida A.
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Masyarakat Tak ingin Jokowi seperti Mega jual Aset BUMN

Masyarakat Tak ingin Jokowi seperti Mega jual Aset BUMN

Umat Islam Harus Miliki Pusat Latihan Jurnalis Muslim

Umat Islam Harus Miliki Pusat Latihan Jurnalis Muslim

Sebagian Imigran Syiah Kuasai Bela Diri Karateka, Kungfu, Wushu, dan Muay Thai

Sebagian Imigran Syiah Kuasai Bela Diri Karateka, Kungfu, Wushu, dan Muay Thai

KH. Abdushomad Bukhori Kembali Terpilih Jadi Ketua MUI Jawa Timur

KH. Abdushomad Bukhori Kembali Terpilih Jadi Ketua MUI Jawa Timur

Rakyat Aceh Dinilai Telah Beri Keteladanan Kemanusiaan

Rakyat Aceh Dinilai Telah Beri Keteladanan Kemanusiaan

Baca Juga

Berita Lainnya