Ahad, 23 Januari 2022 / 19 Jumadil Akhir 1443 H

Nasional

DPD RI Minta Pemerintah Riset Mitigasi Kebencanaan Menyeluruh

Galih Pradipta/Antara
Ketua DPD RI Lanyalla Mahmud Mattalitti.
Bagikan:

Hidayatullah.com — Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti meminta pemerintah untuk melakukan riset mitigasi kebencanaan secara komprehensif. Menurutnya hal itu penting dilakukan, lantaran Indonesia berada pada zona cincin api yang rentan terhadap bencana.

“Seluruh potensi kebencanaan itu harus diindentifikasi. Begitu juga dengan mitigasinya, harus disiapkan dengan baik, karena potensi bencana yang cukup besar di Indonesia,” kata LaNyalla dalam keterangan tertulisnya, dikutip Kamis (09/12/2021).

Senator asal Jawa Timur itu mendorong realisasi pengadaan teknologi kebencanaan yang dipamerkan di Indonesia International Disaster Expo & Conference (IIDEC 2021). Lebih dari itu, LaNyalla juga meminta peran Pusat Teknologi Reduksi Risiko Bencana (PTRRB) yang berada di bawah naungan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk mempercepat pengkajian dan penerapan di bidang teknologi reduksi risiko bencana.

“Negara kita sudah berada dalam kondisi darurat kebencanaan. Penting untuk dilakukan kajian dan riset secara komprehensif,” papar dia.

Dikatakannya, pemerintah perlu menyegerakan perumusan serta pembangunan ekosistem riset teknologi untuk mereduksi resiko bencana di Indonesia dan mewujudkan dalam bentuk yang lebih baik.

“Saya meminta teknologi yang dimiliki sedapat mungkin dimaksimalkan dimanfaatkan untuk mereduksi risiko bencana di Indonesia,”ucapnya.

LaNyalla berharap para pemangku kepentingan dapat merumuskan serta membangun ekosistem riset teknologi yang tepat guna dalam mendukung program reduksi risiko bencana di Indonesia.

Sebagaimana diketahui, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) berkolaborasi dengan Naganaya Indonesia menghadirkan teknologi kebencanaan terbaru di Indonesia International Disaster Expo & Conference (IIDEC 2021).

IIDEC 2021, satu rangkaian pameran dan konferensi mengenai solusi, riset dan teknologi bencana alam yang akan diadakan dalam platform virtual inovatif. Pameran berlangsung dari 8 -15 Desember 2021, sedangkan konferensi akan diselenggarakan di penghujung acara yaitu tanggal 14 – 15 Desember 2021.*

Rep: Azim Arrasyid
Editor: Bambang S

Bagikan:

Berita Terkait

Wapres JK: Kaidah Studi P3M Perlu Ditelaah Kembali

Wapres JK: Kaidah Studi P3M Perlu Ditelaah Kembali

Kasus Perkawinan Sesama Jenis Karena Hilangnya Budaya Malu

Kasus Perkawinan Sesama Jenis Karena Hilangnya Budaya Malu

BKsPPI: Ada Pesan Liberalisasi Disusupkan di Film The Santri

BKsPPI: Ada Pesan Liberalisasi Disusupkan di Film The Santri

Solo Miliki Satgas Muda Anti Rokok

Solo Miliki Satgas Muda Anti Rokok

MUI Kritik Tiga Sinetron yang Menodai Ramadhan

MUI Kritik Tiga Sinetron yang Menodai Ramadhan

Baca Juga

Berita Lainnya