Rabu, 26 Januari 2022 / 22 Jumadil Akhir 1443 H

Nasional

BNPB: 5.205 Jiwa Terdampak Erupsi Semeru, 15 Meninggal, 27 Hilang, 1.707 Mengungsi

Bagikan:

Hidayatullah.com– Pos Komando (Posko) Tanggap Darurat Bencana Awan Panas dan Guguran Gunung Semeru BNPB melaporkan korban meninggal dunia 15 orang Jumlah korban jiwa tersebut berdasarkan data per hari ini, Senin (06/12/2021), pukul 11.10 WIB.

Posko juga melaporkan jumlah warga yang masih dinyatakan hilang sebanyak 27 orang. Namun demikian, pengecekan dan validasi data terus dilakukan untuk memastikan status korban tersebut.

“Hingga hari ketiga, posko tetap melakukan operasi pencarian dan pertolongan terhadap kemungkinan warga yang menjadi korban awan panas guguran Gunung Semeru yang terletak di Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur, yang meletus pada Sabtu (04/12),” ujar Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam siaran persnya.

Adapun total data korban jiwa atau terdampak yang berhasil dihimpun oleh Posko, yaitu warga terdampak 5.205 jiwa, hilang 27, dan meninggal dunia 15. “Posko masih memutakhirkan data warga terdampak,” imbuhnya.

Dari jumlah mereka yang meninggal dunia, sebanyak 8 jiwa teridentifikasi di Kecamatan Pronojiwo, sedangkan 7 lainnya di Kecamatan Candipuro.

Sementara itu, warga yang mengungsi berjumlah 1.707 jiwa yang tersebar di 19 titik.

Posko menginformasikan sebaran penyintas sebagai berikut: Kecamatan Pronojiwo terdapat 9 titik pos pengungsian. Pos pengungsian berada di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Supiturang 04, Masjid Baitul Jadid Dusun Supiturang, SDN Oro Oro Ombo 3, SDN Oro Oro Ombo 2, Masjid Pemukiman Dusun, Kampung Renteng (Desa Oro Ombo), Balai Desa Oro Oro Ombo, Balai Desa Sumberurip, SDN Sumberurip 2 serta beberapa rumah kerabat di sekitar Dusun Kampung Renteng dan Dusun Sumberbulus di Desa Oro Oro Ombo.

Sebaran pos pengungsian di Kecamatan Candiro berada di 6 titik pos pengungsian, antara lain Balai Desa Sumberwuluh, Balai Desa Penanggal, Balai Desa Sumbermujur, Dusun Kampung Renteng (Desa Sumberwuluh), Dusun Kajarkuning (Desa Sumberwuluh), Kantor Camat Candipuro.

Sebaran pos pengungsi di Kecamatan Pasirian sebanyak 4 titik yaitu Balai Desa Condro, Balai Desa Pasirian, Masjid Baiturahman Pasirian, dan Masjid Nurul Huda Alon Pasirian.

Selain berdampak pada korban jiwa, awan panas guguran juga merusak sektor pemukiman dan infrastrukur di beberapa kecamatan di Kabupaten Lumajang. Data sementara menyebutkan rumah terdampak berjumlah 2.970 unit, fasilitas pendidikan terdampak langsung 38 unit, jembatan putus 1 unit (Gladak Perak yang berada di Desa Curah Kobokan, penghubung antara Lumajang dan Malang).*

Rep: SKR
Editor: Bambang S

Bagikan:

Berita Terkait

Ketua MPR: Selamat Tahun Baru Islam, Mari Belajar dari Sejarah

Ketua MPR: Selamat Tahun Baru Islam, Mari Belajar dari Sejarah

Riset ‘Kota Islami’ Dinilai Cacat Konsep

Riset ‘Kota Islami’ Dinilai Cacat Konsep

vaksin nusantara

Menkes Soal Virus Corona: Kita Hati-hati Tapi Tak Paranoid

Pemerintah Sebaiknya Mengatasi Tawuran Pelajar, Bukan Rohis

Pemerintah Sebaiknya Mengatasi Tawuran Pelajar, Bukan Rohis

PKB Minta AS Hentikan Serangan ke Libya

PKB Minta AS Hentikan Serangan ke Libya

Baca Juga

Berita Lainnya