Sabtu, 29 Januari 2022 / 25 Jumadil Akhir 1443 H

Nasional

Fadli Zon Ingatkan Dunia Tak Pinggirkan Isu Palestina

Pizaro Gozali/Anadolu Agency
Fadli Zon selaku Ketua Badan Kerja Sama Parlemen DPR RI dalam pidatonya pada konferensi ketiga Liga Parlemen untuk Al-Quds di Selangor, Malaysia, Sabtu (08/02/2020).
Bagikan:

Hidayatullah.com — Ketua BKSAP DPR RI, Fadli Zon mengingatkan dunia agar tak pinggirkan isu mengenai Palestina yang hingga kini masih mengalami situasi kemanusiaan yang buruk. Hal itu disampaikannya dalam Sidang Ke-143 Inter Parliamentary Union (IPU) yang diselenggarakan di Madrid, Spanyol.

“Kami khawatir karena kesibukan masing-masing negara menghadapi berbagai tantangan mendesak seperti perubahan iklim, kemunduran demokrasi, kemiskinan dan sebagainya, kemudian isu Palestina ini menjadi terpinggirkan,” ujar Fadli Zon dalam siding pada Senin (29/11/2021).

Pada kesempatan Sidang Ke-143 IPU yang untuk pertama kalinya diselenggarakan secara tatap muka, BKSAP mengajukan emergency item mengenai situasi kemanusiaan di Palestina. Dalam kesempatan Sidang kali ini, Indonesia mengusung emergency item mengenai krisis kemanusiaan Palestina.

IPU sendiri merupakan organisasi parlemen internasional yang terdiri dari 179 parlemen nasional dan 13 organisasi parlemen regional.

“Dunia berhutang pada rakyat Palestina atas kemerdekaan yang direnggut dari mereka. Oleh karena itu dibutuhkan lebih banyak lagi dukungan politis bagi upaya kemerdekaan Palestina,” ungkap Fadli Zon, dikutip oleh RRI.co.id.

Ia mengatakan pandemi global COVID-19 juga sangat mempengaruhi kondisi Negara Palestina. Secara kumulatif, terdeteksi lebih dari 150 ribu orang tertular virus COVID-19. Anak-anak dan perempuan menjadi kelompok paling rentan.

Menurutnya, pembatasan akses ke layanan penting seperti pendidikan, kesehatan, nutrisi, air dan sanitasi, serta layanan perlindungan sosial lainnya makin memperburuk situasi. Rakyat Palestina membutuhkan dukungan terus menerus dari dunia internasional.

“Melalui diplomasi parlemen, BKSAP terus menerus mendukung aspirasi rakyat Palestina untuk Negara Palestina yang merdeka, demokratis, berdaulat dan layak. BKSAP juga menggalang solidaritas global melalui partisipasi di forum-forum antar parlemen,” jelas politisi Partai Gerindra tersebut.

Ia mengatakan kelompok geopolitikal regional ASEAN+3, Asia Pasifik, Parlemen negara OKI dan Parlemen Asia telah menyampaikan dukungan. Akan tetapi pada detik-detik terakhir sebelum voting, masuk usulan baru dari kelompok parlemen negara Afrika mengenai akses dan ketersediaan vaksin COVID-19.

Fadli telah melalui lobby dan negosiasi serta mencermati perkembangan terkini, Indonesia memutuskan untuk menarik usulan emergency item. Aspek urgensi di tengah maraknya varian baru Omicron yang dinilai bisa lima kali lebih menular dari varian aslinya menjadi salah satu pertimbangan utama.

“Tentunya hal ini tidak berarti Indonesia mengenyampingkan isu Palestina. Negara-negara perlu menjaga komitmen penuh kepada rakyat Palestina untuk memenuhi hak-hak dasar menentukan nasib sendiri, dan penciptaan Palestina yang merdeka,” ujarnya.

“Solusi dua negara tetap menjadi opsi terbaik dalam upaya ikut serta memelihara perdamaian dan keamanan internasional dan regional. Isu Palestina akan diajukan kembali tahun depan pada Sidang ke 144 IPU di Bali,” pungkasnya.

Laporan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) maupun berbagai laporan Badan-badan independen menyatakan bahwa Negara Palestina terkena dampak krisis yang berkepanjangan. Meningkatnya ketegangan di Yerusalem Timur, eskalasi ketegangan di Jalur Gaza sejak Mei 2021, dan pandemi COVID-19 yang sedang berlangsung semakin memperparah situasi.*

Rep: Fida A.
Editor: -

Bagikan:

Berita Terkait

Hendropriyono Minta Pemerintah Larang Pemikiran Sayyid Qutb

Hendropriyono Minta Pemerintah Larang Pemikiran Sayyid Qutb

Masya Allah! Air Sungai di Bontang Mendadak Berwarna Merah Darah

Masya Allah! Air Sungai di Bontang Mendadak Berwarna Merah Darah

MK Diminta Menganulir Putusan Soal Kedudukan Anak Hasil Zinah

MK Diminta Menganulir Putusan Soal Kedudukan Anak Hasil Zinah

Pemalsuan Buku Nikah

Kemenag dan DPR Sepakat Percepat Penyelesaian Masalah KUA

MUI Klarifikasi Berita Terkait Sertifikasi Halal Nama Produk Vaksin

MUI Klarifikasi Berita Terkait Sertifikasi Halal Nama Produk Vaksin

Baca Juga

Berita Lainnya