Ahad, 23 Januari 2022 / 19 Jumadil Akhir 1443 H

Nasional

Wakil Ketua MPR Dorong Pemerintah Persipkan Keberangkatan Jamaah Umrah

hnw penyerangan tokoh agama
Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) Dr. H. M Hidayat Nur Wahid, MA
Bagikan:

Hidayatullah.com — Wakil Ketua MPR, Hidayat Nur Wahid mengapresiasi langkah intensif Kementerian Luar Negeri, Kementerian Kesehatan dan Kementerian Agama RI melakukan diplomasi kolektif kepada pejabat mitra mereka di Kerajaan Arab Saudi terkait pembukaan perjalanan ke Saudi. Khususnya urusan haji dan umrah jamaah asal Indonesia.

Sejak awal Anggota DPR Komisi VIII ini telah mendorong Pemerintah mengirimkan delegasi tingkat tinggi, baik itu Menteri Agama atau bahkan Presiden, untuk melakukan lobi umrah dan haji secara langsung kepada pihak Kerajaan demi pemberian hak bagi para calon jamaah umrah dan haji yang tertunda akibat Covid 19.

Pria yang akrab disapa HNW itu mengatakan di saat yang sama pihak Kerajaan Arab Saudi mengumumkan membuka penerbangan langsung dari sejumlah negara, yang akan berlaku pada 1 Desember 2021. Negara tersebut, meliputi, Indonesia, Pakistan, Brazil, Vietnam, Mesir, dan India. Kebijakan membukan penerbangan langsung, itu diberlakukan Saudi pasca mengevaluasi kondisi pandemi dalam negeri dan keenam negara tersebut yang sudah cenderung stabil.

“Kami apresiasi langkah diplomasi Menteri Agama RI dan jajarannya, Kemenlu, dan Kemenkes, serta bersyukur atas kebijakan terbaru Arab Saudi yang membuka penerbangan langsung dari sejumlah negara termasuk Indonesia. Semoga Pemerintah bisa memaksimalkan kondisi baru yang konstruktif ini dengan menindaklanjuti secara lebih efektif dan produktif khususnya agar jamaah umrah Indonesia bisa segera berangkat ke tanah suci, melaksanakan ibadah Umrah yang juga disebut sebagai ‘haji kecil’, sebagai ‘obat’ atas belum bisa dilakukannya ibadah haji sejak dua musim haji yang lalu. Syukur-syukur juga bisa mulai membahas izin/kuota Haji untuk Indonesia pada musim haji tahun 2022,” ujar Hidayat dalam keterangannya di Jakarta, dikutip Selasa (30/11/2021).

Wakil Ketua Majelis Syura PKS ini mengingatkan, jangan sampai kebijakan yang menggembirakan tersebut dibatalkan kembali oleh pihak Kerajaan lantaran ketidaksiapan Pemerintah Indonesia. Sebagaimana yang pernah terjadi pada akhir tahun 2020 ketika jamaah Umrah asal Indonesia yang sudah diperbolehkan beribadah di tanah suci justru ditemukan ada yang positif Covid-19.

HNW mendorong agar Kemenag bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan untuk melakukan langkah preventif seperti memastikan kemudahan mendapat booster vaksin, juga akurasi tes usap di Bandara jelang keberangkatan. Pemberian dua dosis vaksin bagi para calon jamaah umrah/haji dan juga kemungkinan mendapatkan prioritas booster (vaksin ke 3) harus dipastikan dengan kerja sama bersama Kemenkes, untuk meningkatkan imunitas para calon Jemaah saat melaksanakan ibadah umrah/haji nantinya.

“Jadikan kebijakan tersebut momentum memperbaiki kinerja dalam mengirim jamaah Umrah dengan memastikan sisi aman, sehat, dan selamat, sehingga Indonesia semakin dipercaya untuk mengirimkan jamaahnya,” ujarnya.

Lebih jauh, HNW juga mendorong koordinasi Kemenag dengan Kementerian Perhubungan terkait kesiapan maskapai memberangkatkan para jamaah menuju tanah suci. Diantaranya dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat, untuk memastikan crew dan pesawat yang ditumpangi para jamaah juga aman dan bebas dari virus Covid-19.

Selain itu, dirinya meminta agar pembukaan akses langsung masuk Saudi tidak menimbulkan euforia kenaikan harga tiket pesawat, yang tentu akan memberatkan bagi jamaah umrah/haji. apalagi di tengah dampak ekonomi pandemi covid-19 yang masih berlangsung hingga hari ini.

“Semoga Pemerintah menyiapkan aturan yang mempermudah jemaah Umrah (haji kecil), harga tiket pesawat juga tak membebani, tapi tetap hati-hati soal Covid-19, apalagi dengan varian “omicron” yang baru, agar pengalaman yang lalu tak diulangi.

Sehingga lanjut Hidayat Indonesia makin dipercaya, DNA makin banyak calon jemaah Umroh dari Indonesia bisa melaksanakan ibadah umrah (haji kecil), untuk juga mendoakan keselamatan dan kesehatan Umat, Bangsa dan Negara Indonesia.*

Rep: Azim Arrasyid
Editor: -

Bagikan:

Berita Terkait

Dinilai Arogan, TNI AU Kecam Densus

Dinilai Arogan, TNI AU Kecam Densus

M Nuh Ketua BWI, ‘Transformasikan Potensi Wakaf Jadi Kekuatan Riil’

M Nuh Ketua BWI, ‘Transformasikan Potensi Wakaf Jadi Kekuatan Riil’

KH Hasyim Muzadi: Revisi UU KPK Bentuk Perlawanan Koruptor

KH Hasyim Muzadi: Revisi UU KPK Bentuk Perlawanan Koruptor

Lebih dari Setengah TKW Hanya Lulusan SD

Lebih dari Setengah TKW Hanya Lulusan SD

Kemkominfo Dorong Masyarakat Cegah Konten Asusila pada Medsos

Kemkominfo Dorong Masyarakat Cegah Konten Asusila pada Medsos

Baca Juga

Berita Lainnya