Rabu, 8 Desember 2021 / 3 Jumadil Awwal 1443 H

Nasional

Menag Yaqut Bertemu Menteri Urusan Dakwah Saudi, Bahas Pertukaran Dai

istimewa
Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas (kiri) bersama Menteri Urusan Islam, Dakwah, dan Penyuluhan Arab Saudi Syeikh Abdullatif bin Abdulaziz (kanan) di Makkah, Arab Saudi, Sabtu (20/11/2021).
Bagikan:

Hidayatullah.com- Menteri Agama (Menag) RI Yaqut Cholil Qoumas hari ini bersilaturahim dengan Menteri Urusan Islam, Dakwah, dan Penyuluhan Arab Saudi Syeikh Abdullatif bin Abdulaziz di Makkah, Arab Saudi.

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh keakraban itu, Menag mengapresiasi hubungan bilateral dan kerja sama di berbagai bidang antara kedua negara yang selama ini berjalan dengan baik. Kedua pihak lalu membahas sejumlah rencana optimalisasi kerja sama Indonesia dan Arab Saudi, termasuk promosi moderasi beragama dan percetakan Al-Qur’an.

“Hari ini, Alhamdulillah saya diterima Menteri Urusan Islam Syeikh Abdullatif. Kami berdiskusi tentang rencana peningkatan kerja sama kedua negara dalam berbagai bidang, khususnya bidang dakwah dan penyuluhan Islam serta promosi terhadap moderasi beragama,” terang Menag di Makkah, Sabtu (20/11/2021) sebagaimana dirilis Kementerian Agama.

Sejumlah rencana kerja sama juga dibahas antara lain pertukaran dai/muballigh/pelatihan muballigh, pengelolaan percetakan
Al-Qur’an/pelatihan manajemen percetakan Al-Qur’an, serta pentingnya pengelolaan wakaf.

“Kami juga mendiskusikan program wasathiyatul Islam, penguatan moderasi beragama,” kata Menag Yaqut.

Menag mengatakan, rencana kerja sama ini sebenarnya sudah disepakati bersama. Namun, implementasinya terkendala pandemi Covid-19. Menag berharap rencana kerja sama ini bisa segera diwujudkan pada tahun 2022 mendatang.

“Tahun depan, Indonesia menjadi pemimpin G20. Kami berharap Saudi bisa hadir untuk menjelaskan tentang Islam wasathiyah dan toleransi antarumat beragama,” ujar Menag.

Menteri Urusan Islam, Dakwah, dan Penyuluhan Arab Saudi Syeikh Abdullatif bin Abdulaziz menyambut baik rencana kerja sama dalam penguatan moderasi beragama. Menurutnya, Kerajaan Arab Saudi sejak dulu terus berupaya menyebarkan prinsip-prinsip Islam yang moderat.

“Saudi ingin mewujudkan keadilan dan perdamaian dengan sungguh-sungguh demi lestarinya kebaikan,” tuturnya.

Saudi, lanjut Syeikh Abdullatif, mengenal masyarakat Indonesia sebagai orang-orang yang senang kedamaian, keadilan, dan nilai-nilai kemanusiaan. Karenanya, Saudi mengajak Indonesia untuk bersama memerangi terorisme. Tak kalah penting, memerangi penggunaan agama untuk kepentingan politik.

“Kami juga mengajak melawan dakwah yang penuh dengan ujaran kebencian, mengajak pada perpecahan dan permusuhan. Dakwah harus mengajak pada kebaikan, rahmah, dan nilai-nilai toleransi,” katanya.

“Saudi juga akan mengadakan Muktamar Toleransi,” sambungnya.

Kepada Menag, Syeikh Abdullatif mengusulkan pembangunan Islamic Center di Indonesia yang akan menjadi markas Islam wasathiyah. Menurutnya, Islamic Center akan dapat memberi manfaat untuk Islam di Indonesia. Kerajaan Saudi saat ini sudah mengelola 8 Islamic Center, dan banyak program yang telah diwujudkan.

“Kalau bisa ke depan di Indonesia, maslahatnya akan besar. Ini jadi program andalan yang dibutuhkan umat Islam. Jika Menag setuju, kami segera realisasikan sebagai wujud kontribusi nilai kebaikan,” tandasnya.

Hadir dalam pertemuan ini Ketua Komisi VIII Yandri Susanto, Sekjen Kemenag Nizar, Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam Kamaruddin Amin, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Hilman Latif, Staf Khusus Menag Ishfah Abdul Azis, Wibowo Prasetyo, Abdul Rochman, serta Kuasa Usaha KBRI Kerajaan, Arif Hedayat dan Konjen Jeddah Eko Hartono.

Menag tiba di Saudi pada Jumat (19/11/2021) waktu Saudi. Menag dijadwalkan bertemu dengan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi untuk membahas rencana penyelenggaraan ibadah haji dan umrah 1443 H.*

Rep: SKR
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

11 Mei, IKADI Serukan Para Khatib Jadikan ‘Jumatul Intifadhah’

11 Mei, IKADI Serukan Para Khatib Jadikan ‘Jumatul Intifadhah’

Jabar Siaga 1 Covid-19,  Ridwan Kamil Larang Masyarakat Berwisata ke Bandung

Jabar Siaga 1 Covid-19, Ridwan Kamil Larang Masyarakat Berwisata ke Bandung

Datangi Kantor Transisi, Aktivis HAM Desak Jokowi Buka Kasus Munir

Datangi Kantor Transisi, Aktivis HAM Desak Jokowi Buka Kasus Munir

Pemuda Muhammadiyah Nilai AS Picu Produksi Terorisme dan Radikalisme

Pemuda Muhammadiyah Nilai AS Picu Produksi Terorisme dan Radikalisme

Sebut Ada Radikalis Ekstremis di Kelompok 02, Said Aqil Dipolisikan

Sebut Ada Radikalis Ekstremis di Kelompok 02, Said Aqil Dipolisikan

Baca Juga

Berita Lainnya