Ahad, 28 November 2021 / 22 Rabiul Akhir 1443 H

Nasional

Kampus Tak Jalankan Permendikbud 30, Nadiem Ancam Turunkan Akreditasi

peraturan menteri
Bagikan:

Hidayatullah.com — Mendikbudristek Nadiem Makarim mengancam kampus yang melanggar Permendikbudristek nomor 30 tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) di Lingkungan Perguruan Tinggi akan dikenakan sanksi. Di antara sanksi tersebut adalah penurunan akreditasi kampus.

Nadiem menyampaikan hal tersebut dalam program “Merdeka Belajar Episode 14: Kampus Merdeka dari Kekerasan Seksual” yang disiarkan kanal YouTube Kemendikbud RI pada Senin (15/11/2021), sebagaimana dikutip oleh Detik.com.

Nadiem mulanya berbicara mengenai sanksi bagi pelaku yang terbukti melakukan kekerasan seksual di lingkungan perguruan tinggi. Dia mengatakan sanksi yang bakal diberikan tergantung dari pelanggaran yang terjadi.

“Sanksi ringan yaitu formatnya seperti teguran tertulis atau pernyataan permohonan maaf, sampai dengan sanksi berat. Sanksi administrasi terberat adalah pemberhentian, misalnya sebagai mahasiswa atau sebagai jabatan dosen dan lain-lain,” ujarnya.

Nadiem mengatakan pelaku yang mendapatkan sanksi ringan dan sedang wajib mengikuti program konseling sebelum kembali beraktivitas di kampus. Biaya konseling ditanggung pelaku.

“Laporan hasil konseling menjadi dasar pimpinan perguruan tinggi untuk menerbitkan surat bahwa pelaku sudah melaksanakan sanksi yang dikenakan,” tuturnya.

Dia kemudian mengungkap ada juga sanksi bagi perguruan tinggi yang tidak menjalankan Permendikbud 30 tahun 2021. Salah satunya adalah penurunan akreditasi bagi kampus tersebut.

“Sanksi untuk perguruan tingginya, sanksi administratif ya. Di mana kalau tidak melakukan proses PPKS ini sesuai Permen ini ada berbagai macam sanksi dari keuangan sampai akreditasi. Jadi ada dampak real-nya. Kalau kita tidak melaksanakan ini, banyak kampus tidak merasakan urgensi daripada keseriusan pemerintah menangani kekerasan seksual ini,” tuturnya.

Sanksi bagi pihak perguruan tinggi itu tertera dalam Pasal 19 Permendikbud 30 tahun 2021, sebagai berikut:

Pasal 19

Perguruan tinggi yang tidak melakukan pencegahan dan penanganan kekerasan seksual dikenai sanksi administratif berupa:

a. penghentian bantuan keuangan atau bantuan sarana dan prasarana untuk perguruan tinggi dan/atau

b. penurunan tingkat akreditasi untuk perguruan tinggi.

Rep: Fida A.
Editor: -

Bagikan:

Berita Terkait

Dunia Tak Cukup Hanya Orang Pintar, Tapi Butuh Orang Shaleh

Dunia Tak Cukup Hanya Orang Pintar, Tapi Butuh Orang Shaleh

Ketua BKSAP DPR Sayangkan Larangan Jilbab pada Polwan

Ketua BKSAP DPR Sayangkan Larangan Jilbab pada Polwan

Menko: Tim Jokowi isyaratkan BBM naik November

Menko: Tim Jokowi isyaratkan BBM naik November

Personel Brimob Bermata Sipit Bukan Polisi China

Personel Brimob Bermata Sipit Bukan Polisi China

Warga DKI diseru Tidak Pilih Caleg yang Tolak Pelepasan Saham Bir

Warga DKI diseru Tidak Pilih Caleg yang Tolak Pelepasan Saham Bir

Baca Juga

Berita Lainnya