Ahad, 28 November 2021 / 23 Rabiul Akhir 1443 H

Nasional

Cabang NU Protes Pembangunan Gedung Yayasan Berafiliasi Syiah di Probolinggo

syiah probolinggo indonesia nu
Perwakilan NU dan Ormas Islam Kecamatan Dringu di Mapolsek Dringu
Bagikan:

Hidayatullah.com–Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo memprotes proses pembangunan Gedung Husainiah Ahlul Bait Indonesia Probolinggo karena ditengarai berafiliasi dengan Syiah.

Rais Syuriah MWC NU Dringu, H. Homisun Basofi mengatakan pihaknya menolak pembangunan gedung yayasan yang berafiliasi dengan Syiah karena secara aqidah bertentangan dengan Nahdlatul Ulama. Dia juga menyebut setiap ada Syiah di sejumlah daerah umumnya akan memicu konflik di tengah masyarakat.

“Jadi sebelum terlanjur memicu konflik kami protes pembangunan gedung yayasan (Husainiah Ahlul Bait-red) itu. Karena sudah terbukti di tempat lain di Probolinggo dan beberapa daerah di Jawa Timur terjadi konflik di masyarakat,” ungkapnya, Selasa (26/10/2021), dilansir oleh nuprobolinggo.or.id.

Tak sendirian Homisun juga didampingi Ketua Tanfidziyah MWC NU Dringu Sugito, Ketui MUI Kecamatan Dringu Muslim Abd. Qodim dan tokoh agama Desa Pabean, Dringu Kiai Sukardi. Para tokoh agama dan Ketua Ormas Islam Kecamatan Dringu itu sempat dimediasi oleh Forkopimka setempat, namun mereka tetap kukuh meminta penghentian pembangunan gedung yayasan tersebut.

Pembangunan gedung yang baru sebatas peletakan batu pertama itu berada di Desa Pabean, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo. Penjabat (Pj) Kepala Desa Pabean, Bibit kepada mengatakan dirinya memang menghadiri kegiatan peletakan batu pertama Gedung Yayasan Husainiyah Ahlul Bait itu.

Namun, sambung Bibit ia sama sekali tidak mengetahui jika yayasan tersebut berafiliasi dengan Syiah. “Saya hadir ke acaranya (peletakan batu pertama-red) sebagai Pj Kades Pabean. Saya hadir dalam rangka undangan dari warga saya, tidak lebih. Karena ijin Kemenkumham dan Bakesbangpol mereka juga lengkap, jadi hadiri kegiatan itu,” jelasnya.

Setelah mendapat protes dari sejumlah Ormas Islam dan warga, Bibit langsung melakukan koordinasi dengan Forkopimka Kecamatan Dringu pada Senin (25/10/2021).

“Petunjuk dari Camat Dringu diminta penghentian sementara pembangunan gedung itu. Saya ikuti petunjuk atasan saya,” tegasnya.*

Rep: Fida A.
Editor: Bambang S

Bagikan:

Berita Terkait

Kualitas Udara Makin Berbahaya, Wahdah Turunkan Relawan Medis untuk Korban Karhutla Riau

Kualitas Udara Makin Berbahaya, Wahdah Turunkan Relawan Medis untuk Korban Karhutla Riau

HNW Pertanyakan Kesiapan Kader PKS dalam Perdagangan Bebas

HNW Pertanyakan Kesiapan Kader PKS dalam Perdagangan Bebas

Jokower Buat Program Antipolitisasi Masjid

Jokower Buat Program Antipolitisasi Masjid

Pansus: Pemerintah Belum Setujui Usulan Draft RUU Minol dari DPR

Pansus: Pemerintah Belum Setujui Usulan Draft RUU Minol dari DPR

disparitas hukum

Di Hadapan Jaksa Agung, DPR Sebut Ada Disparitas dalam Penegakan Hukum

Baca Juga

Berita Lainnya