Kamis, 2 Desember 2021 / 26 Rabiul Akhir 1443 H

Nasional

Anggota Dewan Syuro PKB Ingatkan Gaya Komunikasi Menag Yaqut yang Bisa Merugikan Pemerintah

istimewa
Ketua Lembaga Dakwah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LDPBNU), KH Maman Imanulhaq Faqih.
Bagikan:

Hidayatullah.com—Anggota Dewan Syuro Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Maman Imanulhaq menyesalkan pernyataan Menteri Agama (Menag) RI Yaqut Cholil Qoumas yang menyatakan Kemenag hadiran negara untuk NU. Maman mengingatkan agar Menag memperbaiki pola komunikasi sehingga tidak membuat pernyataan-pernyataan yang kontroversial dan kontraproduktif.

Para pejabat harus melakukan introspeksi diri bahwa pola komunikasi semacam itu rawan disalahpahami publik dan itu merugikan presiden, merugikan pemerintah,” kata Kiai Maman Imanulhaq, Selasa (26/10/2021).

Anggota Komisi VIII DPR RI ini  mengatakan, Yaqut sebagai pejabat negara seharusnya bisa memberikan pernyataan yang menyejukkan di tengah upaya moderasi umat beragama di Indonesia. “Ini persoalan komunikasi saja. Sebagai pejabat negara yang mengayomi seluruh umat beragama di Indonesia, menteri agama seharusnya sadar bahwa setiap kata yang keluar dari dirinya menjadi perhatian publik,” tutur Maman.

Pengasuh Ponpes Al Mizan Jatiwangi itu berharap Menag Yaqut lebih berhati-hati dalam melakukan komunikasi publik. Dia juga memahami argumentasi Yaqut yang menyebut ucapan itu sebagai motivasi kepada para santri dan pesantren di bawah payung besar NU.

Selain itu, ucapan tersebut disampaikan pada forum internal keluarga besar NU sehingga Yaqut terpacu untuk meninggikan muruah NU. Maman mengaku sangat mengenal Yaqut dan menilai ketua GP Ansor itu punya komitmen luar biasa terhadap upaya moderasi umat beragama.

“Ini persoalan komunikasi saja. Sebagai pejabat negara yang mengayomi seluruh umat beragama di Indonesia, Menteri Agama seharusnya sadar setiap kata yang keluar dari dirinya menjadi perhatian publik,” tambah Kiai Maman.

Oleh sebab itu, Maman yang juga pengasuh Ponpes Al Mizan Jatiwangi itu, berharap agar Menteri Agama lebih berhati-hati dalam melakukan komunikasi publik.*

Rep: Ahmad
Editor: -

Bagikan:

Berita Terkait

Tiru Turki, Pemprov DKI Jakarta Kaji Lockdown Akhir Pekan

Tiru Turki, Pemprov DKI Jakarta Kaji Lockdown Akhir Pekan

Menag: Membangun Bangsa Berawal Membangun Keluarga

Menag: Membangun Bangsa Berawal Membangun Keluarga

wakaf media digital

MUI Ungkap Wakaf Melalui Media Digital Sah Secara Syariah

[Foto] Aksi Solidaritas untuk Muslim Selandia Baru

[Foto] Aksi Solidaritas untuk Muslim Selandia Baru

Pemerintah Beri Santunan 1.592 Mahasiswa di Mesir

Pemerintah Beri Santunan 1.592 Mahasiswa di Mesir

Baca Juga

Berita Lainnya