Kamis, 2 Desember 2021 / 26 Rabiul Akhir 1443 H

Nasional

Majelis Ormas Islam DKI Jakarta Teguhkan Sinergi

Majelis Ormas Islam
Majelis Ormas Islam
Bagikan:

Hidayatullah.com — Organisasi massa Islam yang tergabung dalam wadah Majelis Ormas Islam (MOI) DKI Jakarta kian meneguhkan kerjasama, saling kesepahaman, memantapkan kemitraan dan sinergi berbagai bidang.

Komitmen tersebut ditandai dengan digelarnya Silaturrahim Majelis Ormas Islam bertempat di Gedung Pusat Dakwah Hidayatullah, Jln Cipinang Cempedak, Otista, Polonia, Jakarta, yang dihadiri oleh gabungan ormas Islam pada Ahad, (24/10/2021).

Mengusung tema “Merajut Ukhuwah dan Dakwah Menuju Jakarta penuh Berkah” ormas yang terdiri Persatuan Umat Islam (PUI), Al Washliyah, Al Irsyad, Mathlaul Anwar, Dewan Dakwah Islamiyah (DDII), Al Ittihadiyyah, Serikat Islam, Hidayatullah, Wahdah Islamiyah, Ittihadul Muballighin, Ikatan Dai Indonesia (IKADI), Persatuan Islam (Persis), dan Persatuan Tarbiyah Islamiyah (Perti) ini menekankan pesan persatuan dan persaudaraan.

Kegiatan silaturrahim yang berlangsung secara intensif sehari ini menetapkan salah satu keputusannya menaikan status tim Ad hoc menjadi presidium MOI DKI Jakarta yang akan melaksanakan tugas mempersiapkan organisasi yang baik serta melaksanakan tugas periode kepengurusan sampai dengan 2022.

Pengukuhan MOI Jakarta ini sendiri telah dijajaki sejak beberapa bulan sebelumnya, yang puncaknya pada bulan Ramadhan 1442 lalu menjadi momentum spesial bagi sedikitnya 11 organisasi Islam untuk semakin meneguhkan persaudaraan dan persahabatan yang dihimpun dalam satu wadah bernama Majelis Organisasi Islam ini.

Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Hidayatullah DKI Jakarta, Muhammad Isnaini, menyambut gembira ikhtiar mulia tersebut dan membuka ruang seluas luasnya dalam memberikan dukungan yang dimampu untuk merealiasikan harapan tersebut gabungan organisasi Islam yang berkedudukan pusat di DKI Jakarta ini melangsungkan pertemuan silaturrahim yang diharapkan ini bisa menjadi gerakan yang akan diikuti oleh jejaring seluruh Indonesia.

Sebagai salah satu pimpinan ormas di DKI Jakarta yang tergabung dalam Majelis Organisasi Islam, Isnaini, mengatakan menyambut baik serta berharap MOI bisa menjadi tempat berhimpun yang kelak bisa mengangkat kerja kerja keummatan secara bersama-sama.

“Keberadaan MOI dapat menjadi partner kerja dalam berbagai program keumatan dan kemasyarakatan Pemprov DKI Jakarta,” kata Muhammad Isnaini. Isnaini menambahkan, MOI hadir dari kesepahaman bahwa kerja-kerja ormas Islam selama ini telah memberi support terhadap berbagai hal dalam membangun bangsa ini.

“Sehingga tentu dengan banyaknya pekerjaan keummatan yang tidak mungkin hanya dipikul oleh satu, dua, tiga ormas Islam saja, maka majelis ini menjadi tempat berhimpun kita untuk saling bergerak sinergis,” katanya.

Pertemuan ormas Islam ini bersepakat berhimpun dalam satu wadah yang disebut Majelis Organisasi Islam (MOI) yang berangkat dari niat tulus, kesamaan pemahaman dan kesadaran akan pentingnya persatuan, peneguhan persaudaraan dan persahabatan.

Isnaini menambahkan, adapun ormas Islam yang telah menyatakan komitmen tergabung dalam MOI DKI Jakarta pada pertemuan pertama ini akan disusul lagi ormas-ormas Islam yang belum sempat hadir. Menurutnya, temu tokoh pimpinan ormas Islam khususnya wilayah DKI Jakarta ini patut disyukuri sebagai salah satu ikhtiar untuk merekatkan ukhuwah dan sebuah mujahadah bersama melahirkan satu wadah kebaikan semata mata untuk maslahat agama dan bangsa.

“Semoga ini menjadi alamat baik bahwa umat Islam akan segera menemukan momentumnya dalam memberikan kontribusi terbaiknya untuk bangsa, negara dan agama,” tukas Isnaini.* DPW DKI Jakarta

Rep: Azim Arrasyid
Editor: Bambang S

Bagikan:

Berita Terkait

Rakyat Miskin Ikut Sumbang Cukai Rokok

Rakyat Miskin Ikut Sumbang Cukai Rokok

Gubernur Sumbar Dukung Perda Produk Halal

Gubernur Sumbar Dukung Perda Produk Halal

Prabowo: Memimpin Pakai Hati dan Niat Tulus

Prabowo: Memimpin Pakai Hati dan Niat Tulus

KUII V Lahirkan Deklarasi Jakarta 2010

KUII V Lahirkan Deklarasi Jakarta 2010

Lawan “Pemurtadan” Dengan ‘Peradaban Islam Nusantara’

Lawan “Pemurtadan” Dengan ‘Peradaban Islam Nusantara’

Baca Juga

Berita Lainnya