Kamis, 2 Desember 2021 / 26 Rabiul Akhir 1443 H

Nasional

Apresiasi Kemampuan Pesantren Hadapi Pandemi, Kemenag Sebut Perpres 82 Kado Indah Buat Santri

Bimtek dai
Yaqut Cholil Qoumas
Bagikan:

Hidayatullah.com—Pada Hari Santri, 22 Oktober 2021, Kementrian Agama (Kemenag) mengapresiasi kemampuan pesantren dalam menghadapi pandemi. Hal itu diungkapkan oleh Menag Yaqut Cholil Qoumas pada upacara peringatan Hari Santri di halaman kantor Kemenag, Jakarta, Jum’at (22/10/2021).

“Kita patut mengapresiasi pengalaman beberapa pesantren yang berhasil melakukan upaya pencegahan, pengendalian, dan penanganan atas dampak pandemi covid 19 ini. Ini menjadi bukti nyata bahwa pesantren juga memiliki kemampuan untuk menghadapi pandemi Covid-19 di tengah berbagai keterbatasan fasilitas yang dimilikinya,” ungkap Yaqut.

Yaqut menilai, pesantren memiliki modal utama dalam menghadapi tantangan, yaitu tradisi dan sikap kehati-hatian, yang selama ini diajarkan oleh para kiai kepada santri-santrinya. “Keteladanan para kiai berkontribusi untuk mendorong para santri bersedia ikut vaksin yang saat ini sedang diprogramkan oleh pemerintah,” tuturnya.

Yaqut juga mengajak para santri dan seluruh elemen masyarakat untuk mendoakan para pahlawan terutama dari kalangan ulama, kiai, santri yang telah syahid di medan perang demi kemaslahatan bangsa dan agama. Hari Santri tidak terlepas dari perjuangan mereka yang pada 22 Oktober 1945 menerbitkan Resolusi Jihad di bawah komando Hadratusy-Syaikh Hasyim Asy’ari.

“Resolusi Jihad ini kemudian melahirkan peristiwa heroik tanggal 10 Nopember 1945 yang kita diperingati sebagai Hari Pahlawan. Sejak ditetapkan pada tahun 2015, setiap tahun umat muslim Indonesia rutin menyelenggarakan peringatan Hari Santri,” ujarnya.

Kado Hari Santri

Yaqut juga mengatakan pada Peringatan Hari Santri Tahun 2021 ini, pesantren kembali mendapatkan ‘kado indah’ dari Presiden Joko Widodo. Kado itu adalah Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2021 tentang Pendanaan Penyelenggaraan Pesantren. Perpres ini secara khusus mengatur tentang dana abadi pesantren yang dialokasikan dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia pendidikan pesantren.

Dua tahun sebelumnya, yaitu jelang peringatan Hari Santri 2019, santri juga mendapatkan ‘kado istimewa’ berupa pengesahan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren.

“UU Pesantren maupun Perpres Pendanaan Pesantren, merupakan bentuk rekognisi, afirmasi, dan fasilitasi negara terhadap pesantren. Ke depan, pesantren diharapkan terus mengembangkan fungsi pendidikan, fungsi dakwah dan juga fungsi pemberdayaan masyarakat” ujarnya.*

Rep: Fida A.
Editor: Bambang S

Bagikan:

Berita Terkait

LBH: Banyak Pelanggaran Dalam Proses Pembahasan RUU Pertembakauan

LBH: Banyak Pelanggaran Dalam Proses Pembahasan RUU Pertembakauan

Wiranto Bantah Habib Rizieq Ditangkal kembali ke Indonesia

Wiranto Bantah Habib Rizieq Ditangkal kembali ke Indonesia

Korban Gempa Terpaksa BAB di Hutan, Relawan Bangunkan Fasilitas MCK

Korban Gempa Terpaksa BAB di Hutan, Relawan Bangunkan Fasilitas MCK

Indonesia Tuan Rumah Musabaqah Hafalan Al-Quran dan Hadits Asia Pasifik

Indonesia Tuan Rumah Musabaqah Hafalan Al-Quran dan Hadits Asia Pasifik

Fadli Zon Sebut Dua Menteri Jokowi Perlu Direvolusi Mental

Fadli Zon Sebut Dua Menteri Jokowi Perlu Direvolusi Mental

Baca Juga

Berita Lainnya