Kamis, 2 Desember 2021 / 26 Rabiul Akhir 1443 H

Nasional

Kemenag Susun Panduan Pembelajaran PAI, Tak Bertentangan dengan Pancasila Jadi Aspek yang Ditekankan

Ilustrasi.
Bagikan:

Hidayatullah.com — Kementerian Agama tengah menyusun buku modul panduan pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Bahasa Arab pada Madrasah. Terdapat tiga aspek yang ditekankan dalam panduan tersebut, salah satunya adalah tidak bertentangan dengan Pancasila.

Hadir secara virtual, Direktur Kurikulum Sarana Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah, Moh. Ishom berpesan tentang tiga hal yang harus diperhatikan dalam penulisan konten buku-buku keagamaan. Pertama, sumber rujukan harus dari kitab-kitab yang mu’tabar atau kridibel. Kedua secara konten tidak bertentangan dengan mayoritas ulama ataupun sawadil a’dham (golongan ulama mayoritas).

“Ketiga, tidak dipertentangkan dengan ideologi bangsa Pancasila,” tegasnya pada Ahaf (10/10/2021), dilansir oleh laman resmi Kemenag.go.id.

Menurutnya, nilai-nilai Pancasila tidak ada satupun yang bertentangan dengan syariat Islam. Pancasila justru menerjemahkan nilai-nilai syariat Islam dalam kehidupan bermasyarakat yang majemuk, kehidupan berbangsa, bernegara, dan beragama. “Jadi jangan dipertentangkan,” jelasnya.

Ishom juga meminta agar proses penulisan buku-buku keagaman ini didampingi oleh akademisi, atau ahli di bidangnya. Dia berharap, buku-buku teks Pendidikan Agama Islam yang dikembangkan Kemenag RI bisa menjadi rujukan, di tengah maraknya dan mudahnya mengakses konten-konten keagamaan di internet.

“Pemahaman peserta didik yang didapatkan dari sumber-sumber di internet harus dikonfirmasi kebenarannya dengan buku teks ini. Demikian juga guru-gurunya. Guru PAI harus bisa mengkonfirmasi pengetahuan dan pemahaman peserta didik. Jangan sampai peserta didik tersesat pemahaman agamanya gara-gara mengakses internet yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. Ini kewajiban guru,” pungkasnya.

Sementara, kepala Sub-Direktorat Kurikulum dan Evaluasi, Ahmad Hidayatulloh menyatakan, bahwa kegiatan ini merupakan tahap kedua dari rangkaian penyusunan modul panduan pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab pada madrasah. Draft buku direview oleh para ahli untuk diberi masukan-masukan dan penyempurnaan.*

Rep: Fida A.
Editor: -

Bagikan:

Berita Terkait

Disidang Perdana, Adam Amrullah Optimis Bebas dari Tuntutan Senkom

Disidang Perdana, Adam Amrullah Optimis Bebas dari Tuntutan Senkom

‘Aisyiyah Akan Luncurkan Perangko ‘Satu Abad ‘Aisyiyah’

‘Aisyiyah Akan Luncurkan Perangko ‘Satu Abad ‘Aisyiyah’

Gelar Pesta Wirausaha, TDA Ingin Tingkatkan Jumlah Pengusaha

Gelar Pesta Wirausaha, TDA Ingin Tingkatkan Jumlah Pengusaha

Prof Dadang Hawari: Amerika Jangan Memaksa Negara Lain!

Prof Dadang Hawari: Amerika Jangan Memaksa Negara Lain!

Ketua Umum LDII Abdullah Syam Meninggal

Ketua Umum LDII Abdullah Syam Meninggal

Baca Juga

Berita Lainnya