Senin, 6 Desember 2021 / 30 Rabiul Akhir 1443 H

Nasional

DPR Desak Tim Khusus Segera Bekerja Selidiki Pencemaran Laut Jakarta

paracetamol ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Bagikan:

Hidayatullah.com — Anggota Komisi IV DPR RI Hermanto mendesak Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) segera merealisasikan pembentukan tim khusus untuk menyelidiki kasus pencemaran di laut Jakarta.

Setelah terbentuk, lanjut Hermanto, segera bekerja agar segera diketahui dengan pasti sumber utama pencemaran dan penanggulangannya.

“Hasil penelitian ahli menginfokan teluk Jakarta mengandung paracetamol konsentrasi tinggi. Ini harus segera ada aksi untuk menanggulanginya,” ucap Hermanto menanggapi rencana KLHK yang akan membentuk tim khusus menyelidiki kasus pencemaran di laut Jakarta, Kamis (07/10/2021).

Tim khusus KLHK tersebut rencananya tidak hanya menyelidiki, tetapi juga merumuskan kebijakan baru untuk mengatur limbah paracetamol yang termasuk emerging pollutant. Emerging pollutant atau emerging contaminants adalah bahan-bahan pencemar baru. Contoh emerging contaminants adalah produk farmasi, antibiotik, sampah plastik dan sebagainya.

KLHK, kata Hermanto, jangan terlalu lama beretorika. “Masalah ini tidak bisa diselesaikan hanya dengan retorika,” ujarnya.

Lebih jauh politisi PKS ini meminta Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Ditjen Gakkum LHK) tidak tinggal diam dalam masalah ini.

“Ditjen Gakkum LHK jangan hanya mengusut kejahatan kehutanan. Usut juga kasus pencemaran di laut Jakarta ini,” pungkas legislator dari Dapil Sumbar I ini.

Kandungan Paracetamol di laut Jakarta menjadi sorotan usai muncul dalam penelitian Konsentrasi Tinggi Paracetamol di Wilayah Perairan Teluk Jakarta, Indonesia. Peneliti Pusat Penelitian Oseanografi LIPI, Wulan Koagouw, Zainal Arifin, dan sejumlah peneliti internasional lain menerbitkan penelitian tersebut dalam Jurnal Marine Pollution Bulletin, sciencedirect.com, pada Agustus 2021 lalu.

Konsentrasi tertinggi parasetamol ditemukan di Angke dengan kadar 610 nanogram per liter dan Ancol dengan 420 nano gram per liter.*

Rep: Azim Arrasyid
Editor: -

Bagikan:

Berita Terkait

Puluhan Ribu Massa di Bawaslu Bukber & Shalat Tarawih Berjamaah

Puluhan Ribu Massa di Bawaslu Bukber & Shalat Tarawih Berjamaah

IDI: Hanya Ada 2 Cara untuk Melindungi Anak di Bawah Usia 12 dari Covid-19

IDI: Hanya Ada 2 Cara untuk Melindungi Anak di Bawah Usia 12 dari Covid-19

Kampung Majelis Azzikra Pimpinan Arifin Ilham Diserang Kelompok Syiah

Kampung Majelis Azzikra Pimpinan Arifin Ilham Diserang Kelompok Syiah

Gandeng Trans Media, September  CNN Indonesia akan Mengudara

Gandeng Trans Media, September CNN Indonesia akan Mengudara

Sejumlah Tokoh Serukan Selamatkan Generasi Muda dari Nikotin

Sejumlah Tokoh Serukan Selamatkan Generasi Muda dari Nikotin

Baca Juga

Berita Lainnya