Kamis, 2 Desember 2021 / 26 Rabiul Akhir 1443 H

Nasional

Indonesia Belum Diizinkan Umrah, MPR: Pemerintah Harus Bisa Yakinkan Pihak Saudi

mitigasi bencana umrah indonesia Dok. Demokrat
Wakil Ketua MPR RI Syarief Hasan
Bagikan:

Hidayatullah.com — Pemerintah Arab Saudi hingga kini belum mengizinkan jamaah asal Indonesia untuk melakukan ibadah umrah. Melihat itu, Wakil Ketua MPR RI, Syarief Hasan mengimbau pemerintah aktif berkomunikasi intensif dengan pihak Saudi.

“Kebijakan seperti ini harusnya bisa dikomunikasikan dengan pihak Saudi sehingga jamaah asal Indonesia dapat kembali beribadah dan melaksanakan umrah di Masjidil Haram,” ujar Syarief melalui keterangannya, seperti dikutip Hidayatullah.com, Senin (04/10/2021).

Anggota Komisi I DPR ini menyampaikan bahwa pemerintah harus bisa meyakinkan pihak Saudi dengan menunjukkan data. Yakni selama ini Pemerintah Indonesia telah berhasil menurunkan angka penularan Covid-19 secara signifikan. “Harusnya, data tersebut di tunjukkan kepada Pemerintah Saudi sehingga menjadi penguat agar jamaah asal Indonesia mendapatkan izin melaksanakan umrah,” terangnya.

Politisi Senior Partai Demokrat ini juga mengaku heran dengan data Covid-19 di Indonesia. Selama ini, Pemerintah mengklaim sesuai data bahwa telah berhasil menurunkan Covid-19, namun masih banyak negara, termasuk Arab Saudi yang belum mempercayainya yang di buktikan dengan belum memberi izin umrah.

“Ini karena data kematian yang sekalipun sudah menurun, namun tracing dan testing juga yang menurun, sehingga kita harus dorong tes kembali di tingkatkan hingga tidak ada lagi kasus Covid-19 dan angka kematian semakin dapat di tekan,” terangnya.

Kemenag Bahas Persiapan Penyelenggaraan Umrah, Mulai Vaksin Booster Hingga QR Code

Posisi Indonesia dalam Umrah

Syarief menilai Arab Saudi akan sangat mempertimbangkan posisi Indonesia yang sebagai negara berpenduduk muslim terbesar di dunia. Sehingga pemerintah Indonesia harus terus melakukan lobi.

“Kita juga berkepentingan karena Indonesia adalah negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia. Sehingga, Pemerintah harus terus melakukan lobi dengan intensif Pemerintah Saudi,” desaknya.

Sebagaimana di beritakan, dari media Saudi Gazette, bahwa Kementerian Haji dan Umroh Arab Saudi mengumumkan kapasitas jemaah yang di izinkan umrah dan shalat di Masjidil Haram bertambah. Dari semula 70 ribu menjadi 100 ribu per hari. Namun, jamaah asal Indonesia belum mendapatkan izin sama sekali untuk beribadah di Masjidil Haram. Hal ini pun di konfirmasi oleh Konsul Jenderal KJRI Jeddah.*

Rep: Azim Arrasyid
Editor: Bambang S

Bagikan:

Berita Terkait

Salimah Jabar: “Diet TV” Cara Mudah Tolak Pornografi

Salimah Jabar: “Diet TV” Cara Mudah Tolak Pornografi

Dinilai Menghina Islam, Ulil Dikecam Ulama

Dinilai Menghina Islam, Ulil Dikecam Ulama

Kolom Agama Diganti Kepercayaan di KTP-el Penghayat

Kolom Agama Diganti Kepercayaan di KTP-el Penghayat

Aziz Fauzul Adhim pemuda islam

Sekjen PB PII Wakili Pemuda Indonesia dalam Pertemuan Pemuda Islam di Istanbul

Perkuat kaderisasi, Hidayatullah Jogja adakan Marhalah ‘Ula

Perkuat kaderisasi, Hidayatullah Jogja adakan Marhalah ‘Ula

Baca Juga

Berita Lainnya