Rabu, 1 Desember 2021 / 25 Rabiul Akhir 1443 H

Nasional

KASAL Memberi Jaminan Angkatan Laut Tak Akan Disusupi PKI

Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono memberikan jaminan bahwa TNI AL tidak akan pernah disusupi paham PKI (Foto: Detik)
Bagikan:

Hidayatullah.com—Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono memberikan jaminan bahwa TNI AL tidak akan pernah disusupi paham komunisme PKI.  Kasal menyampaukan perihal ini usai Peresmian Gedung Akademi Maritim Nasional Jakarta Raya (Aman Jaya), Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat siang.

“Saya bicara Angkatan Laut ya tidak ada lah sampai saat ini seperti itu. Saya jamin tidak ada Angkatan Laut yang disusupi PKI,” tegas Kasal, Jumat (01/10/2021) dikutip laman Antara News.

Menurut KASAL, sejauh ini TNI AL sangat gencar melakukan pembinaan-pembinaan ideologi agar paham-paham tentang komunis bisa diantisipasi.  “Tentunya kita tetap memagari dengan pembinaan yang terus menerus supaya isu-isu tentang itu bisa diantisipasi,” kata Yudo.

Mantan Pangkogabwilhan I ini menjelaskan, TNI AL memiliki Dinas Pembinaan Mental dan Ideologi, yang setiap saat akan memberikan ceramah-ceramah tentang kehidupan berbangsa dan bernegara. “Setiap prajurit sejak pertama masuk itu sudah dibekali dengan itu. Bahkan tesnya saja ada tes mental ideologi. Dari awal ini sudah disaring layak atau tidak untuk mereka jadi benteng negara ini. Kalau menjadi benteng negara ini mental ideologinya tidak kuat, ya akan justru putus di jalan pastinya ataupun dia tidak akan kuat untuk menjadi militer seperti ini,” paparnya.

Saat ini, lanjut Yudo, TNI AL tinggal melakukan pembinaan-pembinaan saja kepada para prajuritnya. “Tentunya dengan adanya pengaruh globalisasi yang seperti ini, medsos yang seperti itu, tentunya kita berikan terus istilahnya kalau di kita ini ‘Jam Komandan’. Setiap saat, komandan-komandan memiliki tanggung jawab untuk membina para pasukannya,” ujar Kasal.

TNI menerapkan “Jam Komandan” agar setiap seminggu sekali komandan-komandan mengambil waktu untuk memberikan pengarahan pada anggotanya, baik soal informasi, pembinaan mental ideologi, maupun tentang bagaimana kehidupan berkeluarga dan lainnya.

“Kami melaksanakan pembinaan mental ini secara serentak. Seperti kemarin waktu doa bersama diawali dengan pembinaan mental ideologi selalu kita laksanakan secara serentak. Jadi dengan pembinaan-pembinaan seperti itu, mereka (prajurit) memiliki mental ideologi yang tangguh dalam menjaga kedaulatan negara ini,” tegas Laksamana Yudo.

Sebelum ini, mantan Panglima TNI Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo menduga adanya penyusupan kembali pendukung PKI ke tubuh TNI. Indikasi itu dibuktikan dengan diputarkannya video pendek yang menggambarkan hilangnya sejumlah bukti-bukti penumpasan G30S/PKI di Museum Dharma Bhakti di Markas Kostrad.*

Rep: Ahmad
Editor: Muhammad

Bagikan:

Berita Terkait

sidang praperadilan

JPU Tak Hadirkan Alfian, Sidang Ditunda

Kotak Kosong Menang, Calon Tunggal Tak Bisa Dilantik

Kotak Kosong Menang, Calon Tunggal Tak Bisa Dilantik

BWI: Wakaf Instrumen Tertinggi dalam Sejarah Peradaban Ekonomi Islam

BWI: Wakaf Instrumen Tertinggi dalam Sejarah Peradaban Ekonomi Islam

‘MK Tolak JR Pasal Kesusilaan Berdampak Makin Rentannya Kejahatan Seksual’

‘MK Tolak JR Pasal Kesusilaan Berdampak Makin Rentannya Kejahatan Seksual’

Kemendag Impor Beras 500 Ribu Ton Dinilai Khianati Petani

Kemendag Impor Beras 500 Ribu Ton Dinilai Khianati Petani

Baca Juga

Berita Lainnya