Sabtu, 4 Desember 2021 / 29 Rabiul Akhir 1443 H

Nasional

Sah, Kemenag Kini Punya Pejabat Pentashih Mushaf Al-Qur’an, Apa Tugasnya?

Ist.
Bagikan:

Hidayatullah.com- Kementerian Agama kini resmi memiliki pejabat fungsional Pentashih Mushaf Al-Qur’an. Hal itu ditandai dengan pelantikan 17 Pejabat Fungsional Pentashih Mushaf Al-Qur’an oleh Kepala Badan Litbang dan Diklat Kemenag, Achmad Gunaryo.

Pelantikan digelar dengan menerapkan protokol kesehatan di Aula Syaikh Nawawi Al-Bantani Gedung Bayt Al-Qur’an dan Museum Istiqlal lt.4, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur, Selasa (24/08/2021).

Hadir sebagai saksi, Sekretaris Badan Litbang dan Diklat Kemenag, Muharram Marzuki, dan Kepala Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an (LPMQ), Muchlis M. Hanafi.

“Pejabat fungsional harus meningkatkan kompetensi, profesionalisme dan Amsal. Tidak cukup itu, juga harus inovatif. Maka, tunjukkan kerja dan kinerja saudara untuk kemajuan bangsa,” pesan Achmad Gunaryo.

Pentashih Mushaf Al-Qur’an ditetapkan sebagai jabatan fungsional tertentu di Kementerian Agama sejak 2019. Penetapan diatur dalam Peraturan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negera dan Reformasi Birokrasi Nomor 19 Tahun 2019 tentang Jabatan Fungsional Pentashih Mushaf Al-Qur’an.

PermenPANRB ini mulai diundangkan pada 26 September 2019. Regulasi ini antara lain mengatur bahwa Jabatan Fungsional Pentashih Mushaf Al-Qur’an merupakan jabatan fungsional kategori keahlian. Jabatan ini terbagi menjadi empat, yakni Pentashih Mushaf Al-Qur’an Ahli Pertama, Ahli Muda, Ahli Madya, dan Ahli Utama. Adapun tugasnya adalah melaksanakan kegiatan pentashihan Mushaf Al-Qur’an, pembinaan pentashihan, dan pengawasan Mushaf Al-Qur’an

Jabatan Fungsional Pentashih Mushaf Al-Qur’an menjadi jabatan fungsional ketiga di bawah binaan Kementerian Agama setelah Pejabat Fungsional Penyuluh Agama dan Pejabat Fungsional Penghulu.

Berikut nama pejabat yang dilantik sebagaimana keterangan resmi Kemenag:

1. H. Abdul Aziz Sidqi, S.Ag., M.Ag. sebagai Pentashih Mushaf Al-Qur’an Ahli Madya;
2. H. Deni Hudaeny Ahmad Arifin. Lc., M.A. sebagai Pentashih Mushaf Al-Qur’an Ahli Madya;
3. Dr. H. Hasbullah Diman, Lc., M.A. sebagai Pentashih Mushaf Al-Qur’an Ahli Madya;
4. Dr. Fahrur Rozi, M.A. sebagai Pentashih Mushaf Al-Qur’an Ahli Muda;
5. Dr. Reflita, S.Th.I., M.A. sebagai Pentashih Mushaf Al-Qur’an Ahli Muda;
6. Hj. Ida Zulfiya, S.Th.I., M.Ag. sebagai Pentashih Mushaf Al-Qur’an Ahli Muda;
7. Anton Zaelani, S.S., M.A.Hum. sebagai Pentashih Mushaf Al-Qur’an Ahli Muda;
8. Imam Mutaqien, S.Th.I. sebagai Pentashih Mushaf Al-Qur’an Ahli Muda;
9. Khikmawati, Lc. sebagai Pentashih Mushaf Al-Qur’an Ahli Muda;
10. Tuti Nurkhayati, S.H.I. sebagai Pentashih Mushaf Al-Qur’an Ahli Muda;
11. Dr. Ahmad Badruddin.Lc. M.A sebagai Pentashih Mushaf Al-Qur’an Ahli Muda;
12. Samiah, S.Th.I., M.Ag. sebagai Pentashih Mushaf Al-Qur’an Ahli Muda;
13. Achmad Khotib S.Ag., M.A sebagai Pentashih Mushaf Al-Qur’an Ahli Muda;
14. Ahmad Nur Qomari, S.H.I. sebagai Pentashih Mushaf Al-Qur’an Ahli Muda;
15. Dr. Zaenal Arifin, S.Sos.I, M.A. sebagai Pentashih Mushaf Al-Qur’an Ahli Muda;
16. Ahmad Jaeni, S.Th.I., M.A. sebagai Pentashih Mushaf Al-Qur’an Ahli Muda;
17. Mustopa, S.Th.I., M.Si. sebagai Pentashih Mushaf Al-Qur’an Ahli Muda.*

Rep: SKR
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Anggap Pemutaran Film G30S PKI Perlu Dilakukan, Anggota Komisi I DPR Sebut Komunisme Terus Jadi Ancaman

Anggap Pemutaran Film G30S PKI Perlu Dilakukan, Anggota Komisi I DPR Sebut Komunisme Terus Jadi Ancaman

Umat Islam Indonesia Harus Bangga Sebagai Mayoritas

Umat Islam Indonesia Harus Bangga Sebagai Mayoritas

Kiai Muda NU Se-Jabar: Ahok Tidak Pantas Jadi Gubernur

Kiai Muda NU Se-Jabar: Ahok Tidak Pantas Jadi Gubernur

Muhammadiyah: Kontestasi Politik Tak Perlu Ciptakan Permusuhan

Muhammadiyah: Kontestasi Politik Tak Perlu Ciptakan Permusuhan

Lebih 160 Warga Pedalaman Suku Laoje Bersyahadat Massal

Lebih 160 Warga Pedalaman Suku Laoje Bersyahadat Massal

Baca Juga

Berita Lainnya