Ahad, 28 November 2021 / 22 Rabiul Akhir 1443 H

Nasional

Pengamat Komunikasi: BPIP Harus Hindari Wacana Provokatif di Masa Depan

Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi
Bagikan:

Hidayatullah.com–Kompetisi penulisan artikel yang digelar oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) riuh di media sosial.  Beragam tanggapan negatif muncul.

Hal ini terkait tema yang diangkat yaitu “Hormat Bendera Menurut Hukum Islam” dan “Menyanyikan Lagu Kebangsaan Menurut Hukum Islam”. Lomba  penulisan itu bakal digelar 10 sampai 5 Oktober 2021, namun kini telah diganti setelah melahirkan polemik.

Meski demikian, pengamat Komunikasi, Yons Achmad tetap membahas penentuan tema lomba yang dinilainya sarat masalah. “Saya kira penentuan tema lomba tersebut sangat bermasalah dan cenderung provokatif,” ujarnya, Ahad (17/8/2021).

Lebih lanjut dikatakan bahwa provokasi semacam itu seharusnya bisa dihindari BPIP di tengah solidaritas masyarakat, terutama umat Islam dalam penanganan pandemi Covid-19. “Kompetisi penulisan itu seolah-olah menganggap umat Islam punya masalah dengan hormat bendera atau menyanyikan lagu kebangsaan sehingga perlu ada lomba menjaring opini tentang hukumnya menurut Islam,” kata Direktur Komunikasyik ini.

Ke depan, Yons menilai BPIP lebih bijak dalam menggelar acara atau merencanakan  program-programnya. Dikatakannya, masih banyak program dan tema menarik yang perlu mendapat perhatian misalnya maraknya korupsi yang masih terus terjadi.

“Hari ini yang diperlukan adalah penguatan opini  dan strategi bagaimana misalnya menekan  aksi korupsi  agar tidak terus terjadi karena jelas terbukti pelakunya sangat tidak pancasilais,” tutupnya.

BPIP sendiri sudah meminta maaf atas reaksi dan kritik masyarakat. Permintaan maaf tersebut disampaikan langsung oleh Plt Sekretaris Utama BPIP, Karjono.

“Menyikapi berbagai masukan dan tanggapan masyarakat terkait lomba karya tulis yang telah diberitakan di berbagai media massa, maka kami keluarga besar BPIP merasa senang sebagai lembaga baru yang mendapatkan perhatian yang cukup besar dari masyarakat dan tokoh yang telah memberikan komentar, masukan dan sarannya,” kata Karjono dalam keterangannya, Senin (16/8/2021).*

Rep: Admin Hidcom
Editor: Bambang S

Bagikan:

Berita Terkait

Indonesia Peringkat 72 dalam Indeks Kualitas Manula

Indonesia Peringkat 72 dalam Indeks Kualitas Manula

UAS Menolak Halus Direkomendasikan Jadi Cawapres

UAS Menolak Halus Direkomendasikan Jadi Cawapres

AC Manullang: ‘SBY didukung CIA’

AC Manullang: ‘SBY didukung CIA’

Rombongan Safari Dakwah Santri Ponpes Abu Hurairah Digulung Ombak Ganas

Rombongan Safari Dakwah Santri Ponpes Abu Hurairah Digulung Ombak Ganas

Bisa Dicontoh, Peringatan Kemerdekaan RI Diisi Lomba Baca Al-Qur’an

Bisa Dicontoh, Peringatan Kemerdekaan RI Diisi Lomba Baca Al-Qur’an

Baca Juga

Berita Lainnya