Senin, 29 November 2021 / 24 Rabiul Akhir 1443 H

Nasional

Wakaf Uang Punya Potensi Besar, Wapres Ma’ruf: Perlu Upaya yang Lebih Optimal

ekonomi pesantren
ekonomi pesantren
Bagikan:

Hidayatullah.com — Wakil Presiden (Wapres) Maruf Amin mengungkapkan telah terjadi pergeseran praktik wakaf dari harta bergerak menjadi uang. Hal ini dalam rangka memperoleh kemanfaatan wakaf yang lebih besar.

“Praktik wakaf mulai bergeser dari yang awalnya hanya pada harta dan benda tidak bergerak. Kini wakaf dapat dilakukan melalui benda yang dinilai lebih produktif dan memiliki nilai ekonomi, dan memudahkan siapa saja untuk berwakaf melalui wakaf uang,” kata Ma’ruf pada acara Pencanangan Gerakan Sadar Wakaf, Jumat (13/8/2021).

Seperti diketahui Gerakan Nasional Wakaf Uang (GNWU) telah dicanangkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada tanggal 25 Januari 2021 lalu.

Ma’ruf menyebut potensi wakaf uang di Indonesia cukup besar jika dikembangkan dengan baik. “Pada tahun 2018, Badan Wakaf Indonesia (BWI) menyampaikan bahwa potensi wakaf uang nasional diperkirakan dapat mencapai Rp180 triliun per tahun. Namun, realisasi wakaf uang masih jauh dari angka yang diproyeksikan,” ungkapnya.

Untuk memaksimalkan wakaf uang, Ma’ruf menilai diperlukan usaha-usaha yang lebih optimal. Dia menyebut tiga hal utama yang perlu diperhatikan untuk mengembangkan wakaf uang.

Diantaranya adalah perlunya peningkatan literasi wakaf kepada masyarakat. Lalu Perlunya teknologi digital untuk pengelolaan wakaf. Kemudian perlunya sumber daya manusia berkompetendi bidang wakaf.*

Rep: Azim Arrasyid
Editor: Bambang S

Bagikan:

Berita Terkait

PKS dan PKB Bertemu secara Tertutup, Ingin Wujudkan Islam Rahmatan Lil Alamin

PKS dan PKB Bertemu secara Tertutup, Ingin Wujudkan Islam Rahmatan Lil Alamin

MUI Sulsel: Adab Mengiringi Jenazah Tidak Anarkis dan Mengganggu Pengguna Jalan

MUI Sulsel: Adab Mengiringi Jenazah Tidak Anarkis dan Mengganggu Pengguna Jalan

Pembicara Dua Negara Dipastikan Datang

Pembicara Dua Negara Dipastikan Datang

BJ Habibie Tanggapi Santai Cercaan Mantan Menteri Malaysia

BJ Habibie Tanggapi Santai Cercaan Mantan Menteri Malaysia

Densus Dinilai Tak Cermat dan Hanya Menambah Daftar Musuh

Densus Dinilai Tak Cermat dan Hanya Menambah Daftar Musuh

Baca Juga

Berita Lainnya