Rabu, 29 September 2021 / 21 Safar 1443 H

Nasional

Menkes Budi Gunadi: Puncak Kasus Covid-19 di Pulau Jawa Sudah Terlampaui

Sertifikat Vaksin Jokowi Bocor, Kemenkes Tutup Data Pejabat Negara di Aplikasi "PeduliLindung"
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.
Bagikan:

Hidayatullah.com — Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengumumkan angka kasus Covid-19 di Jawa dan Bali sudah mulai melandai. Hal itu sesuai grafik laporan harian kasus.

“Saya tahu ini belum 100 persen selesai dan kita masih harus terus waspada. Tetapi ini saatnya kita bersama-sama mensyukuri apa pun kelebihan dan kekurangannya, kita bisa melihat puncak kasus Covid-19 sudah terlampaui, terutama Pulau Jawa,” kata Budi Gunadi saat konferensi pers secara virtual di akun Youtube Sekretariat Presiden, Senin (02/08/2021).

Menurut Budi penurunan kasus tersebut karena adanya PPKM Darurat atau level 4. Sebelumnya kata dia kasus di Jawa dan Bali mencapai 70%. “Kondisi pandemi yang kita lihat terutama di Jawa dan Bali, hampir 70 persen kasus di sini. Sejak PPKM Darurat di mulai, sejak 13 hari,” ungkapnya.

“Alhamdulillah sudah kena di puncak dan kita bisa lihat penurunannya. Memang kami harus mengakui penurunan di jawa ini, dibarengi di luar jawa,” sambungnya.

Budi Gunadi mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar seluruh masyarakat tetap waspada. Sebab saat ini virus yang datang sulit diduga kehadirannya. Hal tersebut dikatakan Jokowi saat rapat terbatas bersama para menteri terkait penanganan pandemi Covid-19.

“Bapak Presiden menekankan, selain kita bersyukur kita harus tetap waspada, karena memang virus ini sulit diduga, penyebarannya yang terjadi di mana-mana seluruh. Indonesia termasuk yang kemarin kena, naik tinggi sesudah India,”

Budi juga mengatakan saat ini negara-negara besar di dunia sedang alami kenaikan kasus. Seperti Amerika yang sudah mencapai 100.000. Walaupun demikian Budi membeberkan saat ini kasus di Indonesia mulai melandai.

“Kita bersyukur bahwa kasus konfirmasi di Indonesia sudah menurun. Demikian juga dengan bor Rumah Sakit, tekanannya sudah menurun rata-rata 7 hari terakhir ini,” bebernya.

“Jadi Pak Presiden menekankan kita bersyukur kerja keras kita sudah berhasil menurunkan angka konfirmasi, tekanan di rumah sakit, tapi jangan lupa kita harus terus waspada,” pungkasnya.*

Rep: Azim Arrasyid
Editor: Bambang S

Bagikan:

Berita Terkait

Kejaksaan Tarik Puluhan Buku Agama Diduga Menghina Rasulullah

Kejaksaan Tarik Puluhan Buku Agama Diduga Menghina Rasulullah

Imam Masjid Istiqlal: Syeikh Wahbah Ulama Produktif, Menulis 16 Jam Sehari

Imam Masjid Istiqlal: Syeikh Wahbah Ulama Produktif, Menulis 16 Jam Sehari

Tokoh Sulawesi Selatan Minta Pemerintah Kaji Keberadaan GIDI

Tokoh Sulawesi Selatan Minta Pemerintah Kaji Keberadaan GIDI

Kokam dan Laskar FPI Siap Jaga Tabligh Akbar Garut

Kokam dan Laskar FPI Siap Jaga Tabligh Akbar Garut

Wamenag: Kita Harus Berantas Buta Huruf Al Quran

Wamenag: Kita Harus Berantas Buta Huruf Al Quran

Baca Juga

Berita Lainnya