Selasa, 28 September 2021 / 20 Safar 1443 H

Nasional

Ivermectin Disebut Dapat Sembuhkan Covid-19, Prof Zubairi: Dokter Saja Tidak Boleh, Apalagi Masyarakat

ivermectin Covid 19
ivermectin Covid 19
Bagikan:

Hidayatullah.com — Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Zubairi Djoerban melarang masyarakat Indonesia menggunakan Ivermectin sebagai obat dari Covid-19, sebab belum mendapat izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Zubairi mengatakan saat ini BPOM masih melakukan uji klinis terhadap Ivermectin dan belum mengizinkan obat tersebut sebagai obat Covid-19.

“Yang krusial, dokter-dokter di Indonesia tidak boleh memakai Ivermectin untuk pengobatan Covid sebelum izin BPOM keluar. Kesimpulannya: dokter saja tidak boleh, apalagi masyarakat. Ingat, Ivermectin adalah obat keras,” kata Prof Zubairi melalui akun Twitter pribadinya seperti dikutip Hidayatullah.com, Selasa (06/07/2021).

Tentang Ivermectin, kata Prof Zubairi berhentilah percaya pada hal-hal ajaib yang menjejali kita dengan instan. Sabar dulu. Masih belum ada bukti ilmiah tentang kemanjuran Ivermectin untuk Covid-19. “Sebagai dokter, saya tidak akan menyarankan sesuatu yang dasar ilmiahnya belum diakui,” ujarnya.

Lebih jauh, Prof Zubairi juga menyingung kasus Covid-19 di India yang alami penurunan. “Kasus Covid-19 di India tidak turun drastis karena Ivermectin. Itu karena mereka melakukan lockdown yang intens,” bebernya.

“Beberapa waktu lalu kementerian kesehatan India telah mengubah pengobatan yang diresepkan untuk pasien Covid-19. Menurut pedoman baru, penggunaan Ivermectin telah dihapus sepenuhnya. Itu sudah clear,” sambungnya.

Sementara di Amerika Serikat, Prof Zubairi menyampaikan kalau Ivermectin amat tidak dianjurkan untuk pengobatan virus corona baru. “Ini juga sudah clear. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Eropa, juga melarang Ivermectin, terkecuali untuk uji klinis,” jelasnya.

Diakhir, Prof Zubairi mengaku optimis dengan situasi saat ini, “Saya merasakan betapa besarnya kebersamaan dalam rapat yang baru saja saya ikuti. Bersama beberapa kolega seperti Erlina Burhan dan juga Pak Luhut Binsar Pandjaitan. Saya tetap optimistis dan sepakat bahwa dalam situasi darurat, sinergi antarsektor itu diperlukan. Terima kasih,” tutupnya.*

Rep: Azim Arrasyid
Editor: Bambang S

Bagikan:

Berita Terkait

Mahasiswa Indonesia Raih Gelar Master dengan Nilai Tertinggi di Universitas Al-Azhar

Mahasiswa Indonesia Raih Gelar Master dengan Nilai Tertinggi di Universitas Al-Azhar

Pandangan Semua Agama itu Benar di Mata Tuhan adalah Sikap Intoleran

Pandangan Semua Agama itu Benar di Mata Tuhan adalah Sikap Intoleran

GNPF MUI: Tunjukkanlah Akhlak Islam dan Qur’an pada Aksi Super Damai 212!

GNPF MUI: Tunjukkanlah Akhlak Islam dan Qur’an pada Aksi Super Damai 212!

Pemuda Muhammadiyah Ajak Bangsa Wujudkan Budaya Anti Korupsi

Pemuda Muhammadiyah Ajak Bangsa Wujudkan Budaya Anti Korupsi

MPU Aceh Akan Keluarkan Fatwa Soal Salam Lintas Agama

MPU Aceh Akan Keluarkan Fatwa Soal Salam Lintas Agama

Baca Juga

Berita Lainnya