Sabtu, 22 Januari 2022 / 18 Jumadil Akhir 1443 H

Nasional

Hari Keluarga Nasional, DPR Ingatkan Peningkatan Stunting di Tengah Pandemi

Netty Aher: Jumlah guru yang divaksin
Bagikan:

Hidayatullah.com — Hari Keluarga Nasional (Harganas) diperingati setiap 29 Juni. Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani Aher mengingatkan pemerintah agar mencermati peningkatan angka stunting di tengah pandemi Covid-19 akibat kurangnya suplay makanan bergizi seimbang.

“Pemerintah perlu mencermati agar tidak terjadi kekurangan suplay makanan bernutrisi dan bergizi seimbang yang dibutuhkan masyarakat dan keluarga. Kendala dalam distribusi bahan makanan dapat  berdampak buruk pada upaya pencegahan dan penurunan angka stunting di Indonesia,” kata Netty, Selasa (29/06/2021).

Netty meminta pemerintah  agar mengontrol dan  mengendalikan  distribusi bahan makanan ke seluruh negeri. “Kebijakan  pengetatan mobilitas untuk  pengendalian pandemi dalam satu tahun terakhir, pasti berdampak terhadap distribusi bahan makanan ke berbagai daerah,  terutama daerah yang sulit dijangkau. Pastikan  bahan makanan tersedia cukup di setiap daerah,” ujarnya.

Politisi PKS ini juga meminta pemerintah agar membuat kebijakan ekonomi pro keluarga agar upaya penurunan angka stunting berhasil.

“Dampak pandemi telah membuat banyak keluarga Indonesia kehilangan penghasilan sehingga menurunkan kemampuan  menyediakan  pangan sehat dan bergizi untuk anak-anak. Seharusnya pemerintah membuat kebijakan ekonomi pro keluarga yang konkret  guna menyelamatkan  anak-anak Indonesia dari intaian  gizi buruk dan stunting. Tidak boleh lagi terjadi, bansos untuk keluarga pra sejahtera malah dikorupsi,” papar  Netty.

Ketua Tim Penggerak PKK Jawa Barat (2008 – 2018) ini juga meminta pemerintah agar memerhatikan upaya pelayanan dasar,  seperti posyandu, yang selama ini cukup berperan dalam  memantau tumbuh kembang  balita di banyak daerah.

“Pandemi membuat banyak posyandu tutup  dan tidak memberikan pelayanan pada keluarga untuk  memantau pertumbuhan berat badan (BB) dan tinggi badan (TB) balita. Pemerintah harus menyiasati bentuk pelayanan lain agar kita tidak panen gizi buruk dan stunting setelah pandemi,” tambahnya.

Oleh karena itu, Wakil Ketua Fraklsi PKS DPR RI ini meminta agar peringatan Harganas yang mengangkat tema “Keluarga Keren Cegah Stunting” dapat menjadi momentum agar pencegahan stunting bisa lebih optimal.

“Jadikan peringatan Harganas sebagai momentum dalam mencegah stunting dengan langkah jelas dan konkret, bukan hanya kegiatan simbolik dan seremonial,” tandasnya.*

Rep: Azim Arrasyid
Editor: Bambang S

Bagikan:

Berita Terkait

Ahmad Tijani: Minta Maaf Pada PKI Melukai Hati Umat Islam

Ahmad Tijani: Minta Maaf Pada PKI Melukai Hati Umat Islam

Gus Solah: Indonesia harusnya Jadi Negara Eksportir Halal Dunia

Gus Solah: Indonesia harusnya Jadi Negara Eksportir Halal Dunia

Fahri Hamzah: Penolakan UAS di Hong Kong Peristiwa Memalukan

Fahri Hamzah: Penolakan UAS di Hong Kong Peristiwa Memalukan

Adik Gus Dur Hasyim Wahid Meninggal, Ucapan Doa Berdatangan

Adik Gus Dur Hasyim Wahid Meninggal, Ucapan Doa Berdatangan

Komisi II DPR Desak Panwaslu Tindak Tegas Pembagian Sembako di Masa Tenang

Komisi II DPR Desak Panwaslu Tindak Tegas Pembagian Sembako di Masa Tenang

Baca Juga

Berita Lainnya